Berita Belitung

Jumlah Penderita DBD di Belitung Melonjak : dr Astrid Ingatkan, Fogging Justru Sebabkan Nyamuk Kebal

Bahan kimia yang digunakan membunuh nyamuk penyebar virus dengue Aides aegypti justru bisa membuat nyamuk tersebut resisten atau kebal.

Jumlah Penderita DBD di Belitung Melonjak : dr Astrid Ingatkan, Fogging Justru Sebabkan Nyamuk Kebal
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Sub Direktorat Arbovirosis Direktorat P2PTVZ Ditjen P2P Kementerian Kesehatan dr. Astrid, dan pihak terkait seusai rakor aksi penanggulangan DBD di ruang rapat Pemda Kabupaten Belitung, Rabu (5/2/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sub Direktorat Arbovirosis Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tebar Vektor Zoonosis (P2PTVZ) Ditjen P2P Kementerian Kesehatan dr. Astrid mengatakan pemberantasan nyamuk demam berdarah dengue (DBD) menggunakan fogging harus dilakukan dengan bijak.

Sebab, bahan kimia yang digunakan membunuh nyamuk penyebar virus dengue Aides aegypti justru bisa membuat nyamuk tersebut resisten atau kebal.

Hal ini ia sampaikan pada rapat koordinasi aksi penanggulangan DBD di ruang rapat Pemda Kabupaten Belitung, Rabu (5/2/2020).

Sebagai informasi, dalam rentang waktu sebulan atau sepanjang Januari 2020, jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Belitung adalah sebanyak 147 penderita. Bahkan dari jumlah penderita tersebut, satu pasien DBD meninggal dunia.

Data penderita DBD pada awal 2020 itu terhitung melonjak drastis. Sebab, jumlahnya telah menyamai, bahkan melebihi jumlah penderita DBD sepanjang 2018 yakni 124 pasien DBD.

"Insektisida untuk membunuh nyamuk aides itu baru ada tiga yang ditemukan. Itu bukan hanya di Indonesia, tapi di dunia. Tiga insektisida itu rekomendasi WHO (world health organisation)," katanya.

Bahkan satu di antara insektisida tersebut yakni organopospat sudah menyebabkan nyamuk Aides aegypti kebal.

Makanya, jika dua jenis insektisida yang ada digunakan tidak bijak, maka tidak ada yang bisa dilakukan dalam memberantas nyamuk tersebut.

"Jadi PSN (pemberantasan sarang nyamuk) adalah hal yang utama. Mungkin ini menjawab, bukan karena pelit atau keterbatasan dana, tapi karena pertimbangan seperti itu" ucap dia.

Banyaknya kasus DBD yang terjadi, kata dr. Astrid juga bukan saja urusan Dinas Kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved