Petani Mengeluh Pupuk Bersubsidi Sulit Didapat, Produsen Sebut Stok Aman

Untuk musim tanam pada awal tahun ini, Petrokimia Gresik menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebesar 744.816 ton.

kompas.com
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi. 

"Kalau pupuk subsidi ada penyesuaian kuantitas, sehingga kita menyesuaikan kuantitas dengan apa yang ditetapkan oleh Pemerintah. Kalau alokasi, saya kira itu kewenangan ada di Kementerian Pertanian," tutur Rahmad.

"Kita sebagai BUMN yang menyediakan pupuk, sesuai dengan yang diperintah Pemerintah siap melaksanakan itu," tutup dia.

Dalam kesempatan berbeda, salah seorang petani di Gresik atas nama Abdul Aziz berharap, alokasi pupuk bersubsidi bisa ditambah lantaran cukup kesulitan mencari pupuk bersubsidi di pasaran.

Kalau ada, harganya meningkat dari sebelumnya Baca juga: Layanan SMS dan Telepon Diperkirakan Akan Punah pada 2022 "Dari pengalaman tahun kemarin memang cukup sulit untuk mendapat pupuk subsidi, jadi terpaksa pakai pupuk non subsidi yang harganya lebih mahal," ujar Aziz.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro menjelaskan, jika alokasi pupuk bersubsidi secara nasional memang berkurang. Bahkan, untuk tahun ini alokasi pupuk bersubsidi berkurang hingga 55 persen dari tahun sebelumnya.

Adapun alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Gresik pada tahun 2020 hanya 11.000 ton. Angka ini tentu saja masih jauh dari usulan dan permintaan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang mencapai 25.000 ton.

"Pemerintah pusat hanya mampu menyediakan 45 persen kebutuhan petani di Gresik. Dan ini sudah sesuai dengan Permentan nomor 01 tahun 2020," kata Eko. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Petani Keluhkan Alokasi Pupuk Bersubsidi, Produsen Sebut Stok Aman"

Editor: tedja pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved