Berita Belitung

Izhar Raih Nilai Tertingi Pada Ujian Akademisi Penyaringan Calon Kades di Belitung Timur

Izhar di antara empat ASN yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon kades pada pilkades serentak Belitung Timur 2020.

Izhar Raih Nilai Tertingi Pada Ujian Akademisi Penyaringan Calon Kades di Belitung Timur
istimewa
Izhar (56) peserta yang meraih nilai tertinggi pada tes Akademis penyaringan Bakal Calon Kades serentak Belitung Timur 2020. Kamis (13/2/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Izhar (56) tampak serius mengerjakan soal-soal tes ujian Akademis penyaringan bakal calon Kepala Desa, di Audotarium Zahari MZ, Belitung Timur.

Matanya dengan seksama membaca soal demi soal-soal yang diberikan.

Pria yang masih berstatus sebagai ASN di Pemkab Belitung Timur itu mengaku setelah mendapat izin dari Pejabat Pembina Kepegawaian mantap mendaftarkan diri sebagai bakal calon dari Desa Padang.

Izhar di antara empat ASN yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon kades pada pilkades serentak, Belitung Timur 2020.

Dia mengatakan tak menemukan kendala dalam mengerjakan soal.

"Alhamdullilah, tidak terlalu sulit tapi tidak mudah juga," ujar pria paruh baya tersebut saat ditemui posbelitung,co usai mengikuti ujian Akademis, Kamis (13/2/2020).

Izhar (56) peserta yang meraih nilai tertinggi pada tes Akademis penyaringan Bakal Calon Kades serentak Belitung Timur 2020. Kamis (13/2/2020)
Izhar (56) peserta yang meraih nilai tertinggi pada tes Akademis penyaringan Bakal Calon Kades serentak Belitung Timur 2020. Kamis (13/2/2020) (istimewa)

Di antara 64 peserta yang mengikuti ujian akademis, Izhar meraih nilai tertinggi se-Beltim yakni 86 poin.

"Persiapan hanya baca-baca dari undang-undang nomor 6 tahun 2016 tentang desa, tentang PP pelaksanaan desa," ujar Izhar.

Ini merupakan kali pertamanya mencalonkan diri setelah adanya peraturan ASN dapat mencalon diri sebagai Kades.

Kendati meraih nilai tertinggi tak membuat pria yang menjabat sebagai kepala bidang di Dinas Perkim itu menjadi besar kepala.

"Ini sih kita serahkan kepada masyarakat karena menyangkut aspirasi masyarakat, kalau masyarakat berkenan kepada kita alhamdulilah," ujarnya.

Dia mengaku mencalonkan sebagai kepala Desa Padang menurutnya secara pribadi sebagai warga Desa Padang, orang yang lahir dan besar di Desa Padang ini merupakan suatu panggilan.

"Di umur saya saat ini, nawaitu (niat) saya dapat memberikan kontribusi, memberikan manfaat bagi desa saya," harapnya.

(Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved