Berita Belitung

Eco Enzyme, Ubah Sampah Organik dari Kulit Buah dan Sayuran Jadi Pupuk dan Cairan Pembersih

Pembuatan eco enzyme menggunakan bahan-bahan organik seperti bekas kulit pisang juga sayuran serta gula merah

Eco Enzyme, Ubah Sampah Organik dari Kulit Buah dan Sayuran Jadi Pupuk dan Cairan Pembersih
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Peserta sedang praktik membuat eco enzyme di Kantor Camat Tanjungpandan, Jumat (14/2/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Forum Pelangi Bertuah Sehat mengadakan sosialisasi eco enzyme yang memanfaatkan sampah organik di Kantor Camat Tanjungpandan, Jumat (14/2/2020).

Para peserta dari tiap desa/kelurahan mendapatkan materi seputar eco enzyme termasuk kegunaan dan cara membuat.

Kemudian dilanjutkan praktik langsung pembuatan eco enzyme menggunakan bahan-bahan organik seperti bekas kulit pisang juga sayuran serta gula merah yang dibawa masing-masing peserta.

"Sosialisasi eco enzyme ini menjadi satu dari sekian program kerja Forum Kabupaten Sehat di 2020. Jadi eco enzyme ini pengelolaan sampah organik dari bekas kulit buah-buahan atau sayuran yang dibuat menjadi cairan. Nanti bisa digunakan sebagai pupuk dan cairan pembersih," ujar Ketua Harian Forum Kabupaten Sehat Ratna Lely Pancawati.

Menurutnya, eco enzyme juga turut disosialisasikan di lima kecamatan di Belitung yang ditargetkan selesai pada akhir Februari.

Tak sekadar sosialisasi saja, ia mengharapkan masyarakat yang mengikuti program sosialisasi ini bisa menerapkan di desa dan kelurahan masing-masing.

Sehingga eco enzyme bisa menjadi penemuan baru di Belitung untuk membantu kegiatan pemerintahan daerah dalam menanggulangi sampah organik yang diolah jadi pupuk cair buatan yang bermanfaat.

Kegiatan sosialisasi ini juga baru tindakan awal, sehingga nantinya akan ditindaklanjuti melalui evaluasi dan melihat hasil fermentasi eco enzyme tiga bulan ke depan.

"Tiga bulan ke depan akan dievaluasi dan dilihat hasilnya yang diterapkan terutama di pokja desa sehat. Apa ilmu yang didapatkan berhasil atau tidak akan terus dibina dan evaluasi. Jika perlu pembinaan lagi akan kami lakukan," jelas Ratna.

Bahkan adanya eco enzyme juga akan menjadi indikator penilaian pada program Lomba Kampung Sehat yang rutin diadakan menjelang akhir tahun.

Bukan hanya eco enzyme, nantinya forum tersebut juga akan memperkenalkan program Si Cantik atau simpanan celengan berbahan bekas plastik.

"Nanti dilihat adakah Si Cantik dan eco enzyme, kalau sudah ada keduanya baru bisa ikut dalam Lomba Kampung Sehat," tuturnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved