Gaji Guru Honorer Akan Naik, Nadiem Makarim Ubah Skema Penggunaan Dana BOS

"Perubahan tersebut salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer,"kata Nadiem.

Gaji Guru Honorer Akan Naik, Nadiem Makarim Ubah Skema Penggunaan Dana BOS
net
Ilustrasi Gaji Honorer. Menteri Nadiem Makarim mengubah mekanisme penggunaan dana BOS untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer

POSBELITUNG.CO - Ada kabar gembira untuk para  guru honorer di Indonesia,  terkait soal penghasilan. Karena ada peluang naik gaji?

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian baru saja mengumumkan adanya perubahan mekanisme bantuan operasional sekolah (BOS).

Hal tersebut tampak dari rilis Kemdikbud di akun instagram @kemdikbu.ri.

Nadiem Makarim mengumumkan perubahan mekanisme bantuan operasional sekolah (BOS) sebagai bentuk kebijakan Merdeka Belajar episode 3.

Kemendikbud mengubah mekanisme dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk tahun anggaran 2020.

"Perubahan tersebut salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer,"kata Nadiem.

Melalui kebijakan Merdeka Belajar Episode 3, ditetapkan maksimal 50 persen dari Dana BOS dapat digunakan untuk membayar gaji guru honorer.

Dibandingkan dengan kebijakan tahun 2019 lalu, pembayaran guru honorer maksimal 15 % untuk sekolah negeri dan 30 % untuk sekolah swasta dari total Dana BOS.

KABAR GEMBIRA untuk Guru Honorer, Menteri Nadiem Ubah Mekanisme Dana BOS, Peluang Gaji Naik?
KABAR GEMBIRA untuk Guru Honorer, Menteri Nadiem Ubah Mekanisme Dana BOS, Peluang Gaji Naik? (Kompas.com)

Sebelumnya, pembayaran gaji guru honorer bisa diambil dari total Dana BOS dengan porsi maksimal 15 persen untuk sekolah negeri dan 30 persen untuk sekolah swasta.

Guru honorer yang dapat digaji dari alokasi Dana BOS harus memiliki beberapa persyaratan, yaitu sudah memiliki NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), belum memiliki sertifikat pendidik, dan tercatat di data pokok pendidikan (Dapodik) pada 31 Desember 2019.

Halaman
1234
Editor: rusmiadi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved