Breaking News:

Berita Belitung

Dana BOS 50 Persen untuk Biaya Honorer, Junaidi Sebut Bukan Kewajiban Tergantung Kemampuan Sekolah

Namun penetapan gaji guru honorer dari BOS APBN ini kata dia, menjadi kebijakan sekolah.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Junaidi, Rabu (12/2/2020). 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Alokasi gaji guru honorer yang dibiayai melalui bantuan operasional sekolah (BOS) maksimal 50 persen. Aturan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS ini mengalami fleksibilitas alokasi bagi pembayaran gaji guru honorer yang sebelumnya 15 persen.

"Alokasi dana maksimal 50 persen, artinya boleh satu persen, dua persen atau 50 persen. Tergantung kemampuan sekolah. Kalau mampu 50 persen itu tidak menyalahi aturan, bukan wajib 50 persen," jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Junaidi, Rabu (12/2/2020).

Namun penetapan gaji guru honorer dari BOS APBN ini kata dia, menjadi kebijakan sekolah. Alokasi tersebut tetap harus disesuaikan dengan kemampuan sekolah, karena ada komponen pembiayaan lainnya seperti pengelolaan sekolah, ekskul, dan listrik yang dibayarkan dari dana BOS.

Berdasarkan permendikbud tersebut, satu di antara syarat bagi honorer yang bisa digaji melalui BOS yakni memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).

Junaidi mengatakan, sampai saat ini di Belitung memang masih sedikit GTT dan PTT yang memiliki NUPTK.

"Syarat mengusulkan NUPTK di Dapodik harus di SK-kan kepala daerah yakni Bupati atau walikota. Nanti diinput di Dapodik, kalau di Belitung kebanyakan belum punya (NUPTK, red), baru sedikit. Persoalan itu jadi masalah kami bagaimana menyikapi, bisa berkoordinasi dengan pihak terkait, yang jelas dinas ingin mendukung guru," jelasnya.

Terkait beberapa aturan baru mengenai juknis dana BOS, menurut Junaidi memang belum disosialisasikan ke sekolah. Makanya dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang kepala sekolah berkaitan dengan hal tersebut.

Penyaluran Dana BOS Langsung Ke Rekening Sekolah

Mekanisme penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS) mengalami perubahan. Sebelumnya BOS disalurkan dari rekening kas umum negara (RKUN) ke rekening kas umum daerah (RKUD) provinsi, baru ke sekolah.

Namun berdasarkan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020, penyaluran dana BOS langsung dari RKUN ke rekening sekolah.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved