Berita Belitung Timur

Soal NUPTK Honorer, Dindik Belitung Timur Tak Mau Mempersulit

Satu di antara kendala pencairan Dana BOS adalah tidak semua tenaga honorer punya Nomor Unik Pegawai Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Posbelitung.co / BryanBimantoro
Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Belitung Timur Andi Irawan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Satu di antara kendala pencairan Dana BOS adalah tidak semua tenaga honorer punya Nomor Unik Pegawai Tenaga Kependidikan (NUPTK).

NUPTK ini merupakan satu syarat agar bisa menerima dana BOS.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Andi Irawan mengatakan pihaknya bukan ingin mempersulit penerbitan NUPTK, namun ingin merapikan administrasi yang selama ini tidak rapi.

"Kami ingin menyinkronkan data yang ada di kami dan data yang sekolah punya. Karena kebanyakan sekolah mengangkat tenaga honorer tidak memberi tahu dindik," jelas Andi kepada posbelitung.co, Senin (17/2/2020) di ruang kerjanya.

Asyik Nih! Di Manggar Belitung Timur, Anda Bisa Bayar dan Lapor SPT Pajak Sambil Ngopi

Komnas Perempuan Angkat Bicara Terkait Penemuan Diduga Kerangka Bayi di Kelapa Kampit

Ia menambahkan bagi sekolah yang punya tenaga honorer segera membuat permohonan penerbitan SK Kepala Dinas untuk penerbitan NUPTK-nya.

Meurutnya, sampai dengan hari ini baru satu sekolah yang menyampaikan permohonan tersebut.

"Jangan sampai nanti dindik disalahkan, padahal sekolah yang belum menyampaikan. Kalau perlu penjelasan lebih lanjut silahkan datang langsung ke Dindik. Kami siap membantu dan melayani," katanya.

Syarat pengajuan NUPTK ialah berijazah S1, masa kerja dua tahun, dan ada SK dari dinas.

Ia menampik harus ada SK dari Bupati karena itu merupakan peraturan lama.

Ia menekankan bahwa saat ingin mengangkat tenaga honorer maka harus seizin dinas pendidikan.

Halaman
123
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved