Kriminalitas

Tak Terima Ditegur Sedang Ngelem, Pria Ini Tusuk Warga

Kejadian penikaman itu terjadi di Jalan Keramat, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan yang berbatasan pagar dengan area Kolong Keramik.

Tak Terima Ditegur Sedang Ngelem, Pria Ini Tusuk Warga
Dok/Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan
Jajaran Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan melakukan pra rekonstruksi kejadian penusukan di Jalan Keramat, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (17/2/2020). 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Tersinggung gara-gara ditegur tengah menghisap lem, seorang pria bernama Beli (22) langsung menikam Angga alias Tile (25) pada Sabtu (15/2/2020) malam lalu.

Kejadian penikaman itu terjadi di Jalan Keramat, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan yang berbatasan pagar dengan area Kolong Keramik.

Peristiwa berdarah itu menyebabkan korban yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian menderita satu luka tusukan di punggung. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan mendapat perawatan di RSUD dr Marsidi Judono Tanjungpandan.

"Pelaku ini sedang menghisap lem dan ditegur korban, jangan ngaibon di sini. Sewaktu korban balik badan, tiba-tiba pelaku mencabut pisau dan menusuk korban dari belakang," ungkap Kapolsek Tanjungpandan AKP Poltak ST Purba, Selasa (18/2/2020).

Pasca mendapat tusukan, korban Tile langsung lari mencari pertolongan ke rumah warga sekitar lokasi.

Namun pelaku yang merasa tidak puas justru mengejar korban.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung mengamankan pelaku dan mengambil pisau yang diselipkan di pinggang pelaku.

"Tapi karena korban ini sudah pingsan, akhirnya warga ini melepaskan pelaku dan membawa korban ke rumah sakit. Besoknya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Tanjungpandan," ungkap Poltak.

Setelah memeriksa saksi, jajaran Unit Reskrim Polsek Tanjungpandan langsung memgamankan pelaku di Gang Belida, Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Minggu (16/2/2020).

Saat ini pelaku sudah diamankan dan diancam Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Sedangkan barang bukti yang turut diamankan berupa sebilah pisau dan baju kaos oblong hitam.

Kapolsek Tanjungpandan AKP Poltak ST Purba mengimbau kepada masyarakat agar membatasi penjualan lem.

Hal ini dikarenakan banyak penyalahgunaan produk lem tersebut untuk kegiatan mabuk-mabukan dan dapat mengganggu kantibmas. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved