Breaking News:

Diklaim sebagai Jasa Pemakaman Ramah Lingkungan, Hanya 30 Hari, Sisa Jenazah Dijadikan Pupuk Tanaman

Diklaim sebagai Jasa Pemakaman Ramah Lingkungan, Hanya 30 Hari, Sisa Jenazah Dijadikan Pupuk Tanaman

Shutterstock, intisari.grid.
Pemakaman di Recompose yang baringkan jenazah di atas serbuk kayu dan tanaman alfalfa serta rumput teki (Intisari.grid.id) 

Diklaim sebagai Jasa Pemakaman Ramah Lingkungan, Hanya 30 Hari, Sisa Jenazah Dijadikan Pupuk Tanaman

POSBELITUNG.CO -- Pemerintah Amerika, mulai Februari ini resmi membuka jasa pelapukan atau pemakaman jenazah manusia yang ramah lingkungan. 

Sebuah perusahaan di Amerika mengklaim dapat menciptakan pemakaman yang ramah lingkungan.

Adapun proses pemakaman jenazah manusia yang ramah lingkungan ini dikenal dengan istilah recompose.

Mereka mengatakan bahwa jaringan lunak manusia dapat melapuk seutuhnya dalam waktu 30 hari saja.

Siapa sangka, jasa pemakaman ramah lingkungan di Washington, Amerika ini sudah mulai ramai diminati banyak orang.

Rekaman CCTV, Harun Masiku Sempat ke Toilet & Tidak Lewat Jalur Khusus Saat Tiba di Bandara Soetta

Melansir dari Intisari.grid.id, recompose disebutkan sebagai salah satu alternatif untuk menyelamatkan bumi dari pembakaran.

Salah satunya dengan mengurangi kegiatan kremasi atau penguburan trandisional menjadi proses pelapukan jenazah manusia.

CEO dan pendiri Recompose, Katrina Spade (Instisari.grid.id)
CEO dan pendiri Recompose, Katrina Spade (Instisari.grid.id)

CEO Recompose sekaligus pendirinya, Katrina Spade, katakan jika kekhawatiran mengenai perubahan ikli telah menjadi faktor penting yang setir orang-orang tertarik dengan jasa ini.

Mengutip dari wawancara dengan BBC News, Katrina menyebut "sudah ada 15 ribu orang yang mendaftar untuk program ini.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved