Diklaim sebagai Jasa Pemakaman Ramah Lingkungan, Hanya 30 Hari, Sisa Jenazah Dijadikan Pupuk Tanaman

Diklaim sebagai Jasa Pemakaman Ramah Lingkungan, Hanya 30 Hari, Sisa Jenazah Dijadikan Pupuk Tanaman

Shutterstock, intisari.grid.
Pemakaman di Recompose yang baringkan jenazah di atas serbuk kayu dan tanaman alfalfa serta rumput teki (Intisari.grid.id) 

6 relawan yang diajak Carpenter Boggs dengan sukarela bersedia jasadnya dijadikan subyek penelitian setelah mereka meninggal.

Penelitian itu terasa sangat emosional bagi seluruh tim.

Profesor tersebut temukan jika jasad yang alami rekomposisi mencapai suhu 55 derajad Celcius selama beberapa waktu.

"Kami yakin bahwa telah terjadi kehancuran sebagian besar [patogen] dan obat-obatan karena suhu tinggi yang kami capai."

Recompose akan mulai bisnis mereka akhir tahun ini.

Siapapun boleh mendaftar, tetapi untuk saat ini bisnis hanya legal di Washington saja.

Negara bagian Colorado sedang mempertimbangkan proses ini.

Sementara itu Katrina Spade yakin, hanya butuh waktu untuk membuat proses pemakaman ini legal di mana saja.

(*)

Sebagian artikel ini sudah tayang di Intisari.grid.id dengan judul Diklaim Sebagai Pemakaman Ramah Lingkungan, Rumah Pemakaman Ini Makamkan Jenazah Untuk Jadikan Kompos: 'Keluarga Bisa Sebarkan Jasad di Bawah Pohon dan juga telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Heboh Jasa Pemakaman Ramah Lingkungan, Proses Hanya 30 Hari, Sisa Jenazah Dijadikan Pupuk Tanaman

Sumber: TribunStyle.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved