Breaking News:

Bayar 4 Sopir Bajaj untuk Adegan Baku Hantam, Dosen dan Mahasiswanya Diproses Hukum

Video baku hantam tiga orang pria di zebra cross dekat gedung Sarinah, MH Thamrin, Jakarta Pusat, sempat menghebohkan warganet beberapa hari yang lalu

dokumentasi polsek metro menteng
Demi Konten agar Viral dan Terkenal, Dosen serta Mahasiswanya Ini Bayar 4 Sopir Bajaj Rp 500 Ribu untuk Adegan Baku Hantam, Tapi Ending-nya Malah Bikin Nyesek. 

POSBELITUNG.CO - Video baku hantam tiga orang pria di zebra cross dekat gedung Sarinah, MH Thamrin, Jakarta Pusat, sempat menghebohkan warganet beberapa hari yang lalu.

Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, video berdurasi 27 detik ternyata hanyalah rekayasa semata untuk keperluan konten media sosial.

"Video itu rekayasa dan untuk konten," terang Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Metro Menteng Komisaris Polisi Gozali Luhuluma, seperti yang dikutip Grid.ID dari Kompas.com.

Ialah FG (25) dan YA (21) yang sengaja merancang skenario perkelahian ini untuk konten media sosial mereka.

Padahal, FG dan YA sendiri merupakan golongan orang yang terpelajar.

Dimana FG adalah seorang dosen terkenal di perbatasan Tangerang dan Jakarta.

Sementara itu, YA adalah mahasiswanya.

Melansir dari Tribun Jakarta, ide awak rekayasa ini berasal dari FG yang mana kemudian dia meminta YA untuk merekam dan menyebarkannya di media sosial agar viral dan terkenal.

Hal ini pun telah dikonfirmasi oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, saat konferensi pers di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (19/02/2020).

"Mereka sepakat, lalu FG menuju Jalan MH Thamrin dan mencari orang yang mau dibayar," katanya.

Halaman
123
Penulis: tidakada008
Editor: Rusmiadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved