Breaking News:

Berita Belitung

Dampak Abrasi di Pantai Serdang Dirasakan Nelayan

Abrasi yang terjadi di Pantai Serdang bagian selatan telah dirasakan nelayan.

bangkapos.com/Suharli
Akar batang pohon pinus yang terangkat karena gerusan Abrasi dipantai serdang.Jumat (21/2/2020) (posbelitung/suharli 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Abrasi yang terjadi di Pantai Serdang bagian selatan telah dirasakan nelayan.

Tak jarang jika tiba dari melaut dan air laut saat surut mereka meninggalkan kater mereka didepan bibir pantai menunggu hingga pasang agar bisa memasukan kater mereka keteluk.

"Nunggu di luar dilabuh didepan nunggu sampai air pasang, capek, kadang bongkar ikan, kater tinggal malam baru didatangi lagi disandarkan," ujar Suhardi nelayan kater Pantai Serdang.

Menurutnya nelayan kater bagian ujung Pantai Serdang harus kejar-kejaran dengan air, bila ingin menyandarkan katernya, berbeda dengan nelayan kater bagian lainnya mereka bisa langsung dinaikan ke pasir.

"Angin barat muaranya disini, nanti angin selatan tertimbun pasir lagi berubah alurnya, pasirnya dibawa gelombang," ujarnya.

Pemilik Rumah makan dua putri, Anis yang berada di paling ujung pantai serdang juga mengaku dulunya pernah menalut secara pribadi namun seiring waktu talut tersebut juga kalah dengan abrasi.

"Bukan untuk kepentingan pribadi, tapi juga untuk kawasan wisata disini, pemukiman warga. Saya asli sini dulunya kalau air surur bisa bersepeda jauh kedepan," ujar Anis.

Anis mengaku bekas dapur lamanya juga sudah tergerus abrasi, menurut dia juga sudah pernah melaporkan hal ini melalui surat terbuka ke lingkungan hidup, Bupati.

"Dulu sih pernah ada yang ninjau-ninjau," ujarnya.

(Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved