Jangan Asal Pakai Charger USB di Bandara karena Ada Risiko "Juice Jacking", Ini Penjelasannya

Keberadaan pos pengisi daya atau charging stations di bandara membuat traveler tak perlu khawatir kehabisan baterai ponsel atau gadget lainnya.

Jangan Asal Pakai Charger USB di Bandara karena Ada Risiko
KOMPAS.com
Suasana di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

POSBELITUNG.CO - Kehabisan baterai ponsel di perjalanan tentu rasanya membosankan.

Terutama saat kamu kehabisan baterai ponsel di bandara.

Bayangkan saja, kamu akan duduk di pesawat berjam-jam tanpa ponsel sebagai hiburan, rasanya pasti tidak menyenangkan.

Itulah sebabnya saat ini bandara menyediakan tempat untuk mengisi daya ponsel.

Keberadaan pos pengisi daya atau charging stations di bandara membuat traveler tak perlu khawatir kehabisan baterai ponsel atau gadget lainnya.

Meski mudah, praktis dan sangat membantu, bukan berarti pos pengisi daya baterai di bandara tanpa bahaya dan risiko.

Dikutip TribunTravel dari laman Dailystar.co.uk, Jumat (21/2/2020), penegak hukum AS mengklaim ada bahaya di balik penggunaan pengisi daya baterai di fasilitas publik.

Bahayanya bahkan bisa mengancam keamanan data pemilik ponsel.

Risiko yang perlu kita khawatirkan ini disebut "Juice Jacking" yang bisa mencuri data, bahkan detail data-data perbankan di ponsel.

Luke Sisak, seorang wakil jaksa di sebuah distrik di Los Angeles pun angkat bicara soal scamming (pencurian data elektronik).

Halaman
123
Editor: Novita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved