Jangan Asal Pakai Charger USB di Bandara karena Ada Risiko "Juice Jacking", Ini Penjelasannya

Keberadaan pos pengisi daya atau charging stations di bandara membuat traveler tak perlu khawatir kehabisan baterai ponsel atau gadget lainnya.

KOMPAS.com
Suasana di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

Ia menjelaskan tentang penipuan yang cukup sering terjadi akhir-akhir ini.

"Ketika kamu bepergian, pasti sering melihat 'port USB' di ruang publik, misalnya bandara atau pusat perbelanjaan.

Berhati-hatilah karena ini bisa menguras rekening bank-mu," ujarnya.

"Modus kejahatan berkedok pengisi daya baterai ponsel dengan USB atau yang umum dikenal sebagai juice jacking dilakukan oleh penjahat dengan cara menyebarkan malware ke pos pengisi baterai atau melalui kabel yang mereka pakai."

Setelah terhubung dengan pengisi daya dan baterai bertambah, pengguna tidak akan merasa curiga.

Mereka tidak sadar kalau telepon atau gadget-nya terkena malware yang bisa merusak sistem.

Hanya butuh waktu beberapa menit saja bagi malware untuk merusak dan menyusup ke dalam jaringan ponsel.

"Setelah dicolokkan, malware bisa mengunci perangkat, mengirim informasi berupa kata sandi, alamat, bahkan back-up semua data ponselmu kepada penjahat," jelas Luke.

Bayangkan apa yang terjadi jika semua data di ponselmu dikuasai penjahat.

Bahkan kode, kata sandi dan semua hal yang bersifat pribadi semua berhasil dibobol.

Halaman
123
Editor: Novita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved