Breaking News:

Berita Belitung

Kondisi Abrasi di Pantai Serdang Sudah Menahun Terjadi

Akibat abrasi yang telah terjadi menahun belakangan ini, hal tersebut diperparah dengan akibat cuaca buruk beberapa bulan terakhir.

posbelitung.co/Suharli
Wagub Bangka Belitung, Abdul Fatah bersama rombongan dan Pokdarwis saat meninjau lokasi abrasi di Pantai Serdang. (21/2/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pantai Serdang merupakan lokasi wisata yang berada di pusat kota Manggar,

Keberadaannya mudah dijangkau serta pengelolaan yang baik dari Pokdarwis Desa baru sebenarnya sudah membuat pantai tersebut bertambah menarik, namun dibalik itu ternyata pantai ini mengalami abrasi.

Sekitar 30 pohon pinus diujung bagian selatan Pantai Serdang tampak sudah dipotong karena tumbang, akar-akar batang pinus pun tampak menyembul karena rubuh.

Akibat abrasi yang telah terjadi menahun belakangan ini, hal tersebut diperparah dengan akibat cuaca buruk beberapa bulan terakhir.

Ketua Pokdarwis Serdamg Berantai, Toto Iswanto Ismenuturkan pada musim angin kencang beberapa bulan terakhir ini sudah puluhan meter ujung pantai tersebut tergerus abrasi.

"Alhamdulillah tanggapan dari Wagub positif, tapi kami juga dari pokdarwisnya juga harus jemput bola, nanti surat dari kami ke beliau," ujar Toto kepada posbelitung, Jumat (21/2/2020)

Menurutnya beberapa bila dihitung berkala beberapa bulan belakangan ini saja sudah puluhan meter pasir yang tergerus.

Wagub Bangka Belitung, Abdul Fatah bersama rombongan dan Pokdarwis saat meninjau lokasi abrasi di Pantai Serdang. (21/2/2020)
Wagub Bangka Belitung, Abdul Fatah bersama rombongan dan Pokdarwis saat meninjau lokasi abrasi di Pantai Serdang. (21/2/2020) (Posbelitung.co/Suharli)

"Sedangkan tahun Era tahun 90an menurutnya masih bisa sekitar 500 meter kedepan pasirnya, Kalau tidak sekarang, untuk anak cucu kita kedepan nanti kehabisan," ujarnya.

Tak hanya untuk wisata saja, dia mengatakan nelayan kater pun jadi sulit untuk sandar, terutama nelayan yang biasanya bersandar di dalam teluk ujung selatan pantai Serdang.

"Posisi air kering kater tidak bisa masuk atau keluar, kalau ada talut kiri kanan dan dibikin pendalaman keluar masuk nelayan kater ini bisa lancar," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved