Breaking News:

Kompleks Billiton Regency Banjir

Banjir di Kompleks Billiton Regency Terjadi Karena Sungai Meluap Setelah Bandar Besar Roboh

Bandar besar tersebut sudah roboh diduga karena sebelumnya ada aktivitas tambang timah berskala kecil di sekitarnya. Begini cerita selengkapnya...

posbelitung.co/Disa Aryandi
Kondisi banjir di Kompleks Billiton Regency , Kabupaten Belitung, Senin (24/2/2020) 

Banjir di Kompleks Billiton Regency Desa Air Raya Diduga Terjadi Karena Ada Bandar yang Roboh

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Banjir yang merendam belasan rumah di kompleks Billiton Regency di RT 43 Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Senin (24/2/2020) diduga karena luapan air dari aliran Sungai Air Raya.

Air meluap disebabkan karena  sudah tidak ada lagi bandar besar untuk jalan air..

Bandar besar tersebut sudah roboh diduga karena sebelumnya ada aktivitas tambang timah berskala kecil di sekitarnya.

"Karena sudah tidak ada lagi drainase, jadi air nya meluap kemana - mana. Ini biasa nya kalau sudah banjir, bisa dua hari surut.  Air ini kiriman dari Jembatan Bicong," ungkap Ketua RT 43 Desa Air Raya Azhari kepada posbelitung.co, senin (24/2/2020).

Kata Azhari, beberapa tahun lalu aliran Sungai Air Raya tersebut sudah pernah dikeruk untuk dibuat drainase besar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belitung.

Nahm drainase hasil pengerukan itulah yang sudah roboh.

"Setelah di keruk itu, agak aman sedikit. Tapi tahun kemarin ada yang ngekot (nambang timah secara manual), roboh bandar nya. Sebetulnya kalau hanya hujan di daerah sini tidak akan banjir, tapi kalau hujan dari Air Rembikang, di sini pasti banjir, karena kiriman air dari sana," bebernya.

Dia mengatakan, saat ini tidak ada lagi air yang mengalir di drainase tersebut.

Itu diketahui, setelah Azhari bersama warga setempat melakukan pengecekan langsung ke area tersebut.

Halaman
123
Penulis: Disa Aryandi
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved