Breaking News:

Karni Ilyas Soroti Pernyataan Komisioner KPAI soal Hamil karena Berenang, Tak Kompeten jadi Pejabat

Karni Ilyas Soroti Pernyataan Komisioner KPAI soal Hamil karena Berenang, Tak Kompeten jadi Pejabat

Kolase Tribunnews/YouTube tvOneNews; Youtube Tribun Jakarta
Karni Ilyas (kiri) soroti pernyataan Sitti Hikmawatty (kanan) yang jadi viral 

Karni Ilyas Soroti Pernyataan Komisioner KPAI soal Hamil karena Berenang, Tak Kompeten jadi Pejabat

POSBELITUNG.CO -- Pernyataan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI ), Sitti Hikmawatty sempat membuat gaduh media sosial ( Medsos ).  

Pasalnya, Sitti mengungkapkan kehamilan dapat terjadi saat perempuan dan laki-laki berenang di kolam renang yang sama.

Tak hanya warganet ternyata pernyataannya ini juga mendapat sorotan tajam dari sejumlah kalangan.

Satu di antaranya yakni wartawan senior, Karni Ilyas.

Adapun Karni menilai apa yang diungkapkan oleh Sitti ini tidak pantas keluar dari seorang yang menjabat sebagai komisioner di KPAI.

Cerita Ruben soal Kasus Perundungan Betrand Peto, Sambil Sesenggukan: Enggak Mau Nangis di Depan Dia

Pernyataan ini disampaikan Karni Ilyas dalam program Kabar Petang yang dilansir dari YouTube tvOneNews, Senin (24/2/2020).

Wartawan Senior, Karni Ilyas (YouTube tvOneNews)
Wartawan Senior, Karni Ilyas (YouTube tvOneNews)

Sebelumnya Karni Ilyas menyinggung soal banyaknya pejabat publik yang mengeluarkan pernyataan dan berakhir menjadi pro dan kontra.

"Sebenarnya banyak sekali ya ucapan atau pernyataan dari pejabat negara, seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang lucu-lucu atau kontroversi," ungkapnya.

Kendati demikian, menurut Karni pernyataan yang dilontarkan Sitti Hikmawatty ini tidak akan dibenarkan oleh semua pakar.

"Tapi memang yang paling menarik soal itu (pernyataan dapat hamil saat berenang), sebab selama ini semua pakar tidak ada yang akan membenarkan hal itu bisa terjadi," jelasnya.

Sejumlah Pakar Sebut Harry dan Meghan Marah pada Istana Gegara Kehilangan Brand Sussex Royal

Lebih lanjut wartawan senior ini menjelaskan alasannya.

"Karena kekuatan sel-sel atau sperma tadi di luar tubuh manusia itu dapat bertahan hanya dalam hitungan beberpa detik, apalagi dalam air," ujarnya.

Karni Ilyas menyayangkan adanya pernyataan tersebut yang keluar dari seorang komisioner KPAI.

Ia bahkan menilai orang yang mengatakan hal demikian dianggap tidak berkompeten sebagai pejabat.

"Jadi ini hal yang tidak mungkin terjadi dan tidak pantas dikeluarkan oleh seorang pejabat," ujarnya.

"Sehingga menjadi ributlah masyarakat tentang isu tersebut karena dianggap tidak logis," imbuhnya.

Bulan Depan Meghan Markle Dikabarkan akan ke Inggris, Ada Pertemuan Rahasia dengan Patronase?

"Nah kalau tidak logis berarti dia tidak berkompeten sebagai pejabat," tegasnya.

Senada dengan Karni Ilyas, Ketua Biro Hukum Pembinaan dan Pembelaan Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), HN Nazar menyebut hamil karena berenang tidak mungkin terjadi.

"Sangat sangat tidak mungkin terjadi pembuahan (di kolam renang)," ujarnya yang dilansir dari YouTube Kompas tv, Senin (24/2/2020).

Lebih lanjut ia menuturkan secara teori kehamilan memang bisa terjadi jika sel telur bertemu sperma.

Akan tetapi tidak terjadi begitu saja, melainkan ada prakondisi tertentu yang harus dipenuhi.

Di antaranya adalah suasana medium pertemuan termasuk keasaman, Ph, dan kualitas sel telur dan sperma.

Sebelumnya diberitakan Komisioner KPAI bidang kesehatan, Narkotika, Psikotropika, dan Zat adiktif (NAPZA), Sitti Hikmawatty mengatakan perempuan bisa hamil saat berada di kolam renang bersama laki-laki.

Pernyataan ini muncul saat ditanya wartawan Tribunnews soal terbongkarnya praktik klinik aborsi ilegal di Jakarta pada Jumat (21/2/2020).

"Pertemuan yang tidak langsung, misalnya, ada sebuah mediasi di kolam renang. Ada jenis sperma tertentu yang sangat kuat," ujarnya yang dikutip dari TribunJakarta.com.

"Walaupun tidak terjadi penetrasi, tapi ada pria terangsang dan mengeluarkan sperma, dapat berindikasi hamil," imbuhnya.

"Kalau perempuannya sedang fase subur, itu bisa saja terjadi. Kan tidak ada yang tahu bagaimana pria-pria di kolam renang kalau lihat perempuan," jelasnya.

Sitti Hikmawatty menuturkan mendapatkan pengetahuan itu dari jurnal luar negeri.

"Saya dapat referensi dari jurnal luar negeri. Nanti saya kirim jurnalnya," ungkapnya.

KPAI Angkat Bicara

Surat resmi KPAI (YouTube Kompas tv)
Surat resmi KPAI (YouTube Kompas tv)

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) buka suara terkait pernyataan satu di antara komisionernya yakni Sitti Hikmawatty soal dapat hamil di kolam renang.

KPAI menegaskan pernyataan Sitti Hikmawatty ini bukan sikap dan pemahaman KPAI secara lembaga.

Melainkan sikap dari Sitti Hikmawatty sendiri.

"Sebagaimana telah beredar narasi yang bersumber dari media online, dengan judul 'KPAI ingatkan wanita berenang di kolam renang bareng laki-laki bisa hamil, begini penjelasannya'. Narasi berita tersebut menimbulkan kontroveris di media sosial dan masyarakat," tulisnya dalam surat resmi KPAI.

"Perlu kami sampaikan pemahaman dan sikap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak sebagaimana narasi berita online dimaksud," sambung tulisanya.

"Semoga klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman berita sebagaimana yang beredar," jelasnya.

Sitti Hikmawatty Minta Maaf dan Mencabut Pernyataannya

Setelah pernyataannya tersebut ramai dan menjadi perbincangan publik, Sitti Hikmawatty meminta maaf kepada publik.

Ia mencabut pernyataannya yang sempat ia sampaikan soal wanita yang dapat hamil jika berenang bersama laki-laki di kolam renang yang sama.

Sitti Hikmawanty juga menegaskan pernyataannya itu murni pendapat pribadinya dan tidak ada kaitannya dengan KPAI.

Berikut merupakan klarifikasi lengkap dari Komisioner KPAI yang dilansir dari TribunnewsBogor.com.

Baca: Video Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty Ucapkan Renang Bareng Pria Bisa Bikin Wanita Hamil

"Terkait statemen saya mengenai kehamilan di kolam renang, perlu saya sampaikan :

1. Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statemen yang tidak tepat

2. Statemen tersebut adalah statemen pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini saya mencabut statemen tersebut.

3. Saya memohon kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan lebih jauh atau malah memviralkannya.

Demikian, atas perhatian dan pengertiannya kami ucapkan terimakasih." tulisnya. (*)

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma, TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat/TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar S)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Karni Ilyas Soroti Pernyataan soal Hamil karena Berenang: Tak Pantas Dikeluarkan oleh Pejabat

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved