Breaking News:

Kriminalitas

Ngaku Orang Kaya Jerat Perempuan Cantik dan Sebarkan Foto Pornonya di Medsos, MH Peras Korban

Petualangan seorang pria paruh baya berinisial MH, warga Jakarta Timur ini berakhir. Dia akhirnya berhasil diringkus Tim Polda Bangka Belitung.

Penulis: Deddy Marjaya | Editor: nurhayati
tribun Video
Ilustrasi video porno 

Ngaku Orang Kaya Jerat Perempuan Cantik dan Sebarkan Foto Pornonya di Medsos, MH Peras Korban

POSBELITUNG.CO--Petualangan seorang pria paruh baya berinisial MH, warga Jakarta Timur ini berakhir. Dia akhirnya berhasil diringkus Tim Polda Kepulauan Bangka Belitung melalui Subdit Cyber Crime Ditkrimsus, pada 10 Februari 2020 lalu.

MH diduga telah melakukan penyebaran konten berupa gambar porno di media sosial.

Keberhasilan pihak Polda Babel menangkap pelaku ini mendapat apresiasi dari Zaidan dari Kantor Hukum Zaidan & Patners yang merupakan pengacara korban berinisial NV alias FMH warga Pangkalpinang

//

"Kita ucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung yang telah berhasil membekuk pelaku penyebar konten porno yang salah satunya korbannya adalah klien kami," kata Zaidan ditemui di kantornya Jalan Pulau Bangka Nomor 165 Kelurahan Air Itam Pangkalpinang

MH pelaku pengedar gambar berbau pornografi kliennya dibekuk oleh Anggota Subdit II Dit Reskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung saat berada di kawasan Bandara Soekarno Hatta.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Polda Kepulauan Bangka Belitung ke Pangkalpinang.

Sebelumya kasus ini telah dilaporkan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 16 Desember 2019 dan langsung ditindaklanjuti oleh Subdit II Dit Res Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Saat ini MH telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan negara (Rutan) Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada penyidik dan Tim Dit Reskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung yang sudah melaksanakan tugas dengan baik berhasil menangkap tersangka dan memprosesnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," kata  Zaidan.

Pelaku MH yang diringkus Polda Bangka Belitung
Pelaku MH yang diringkus Polda Bangka Belitung (Ist/Pengacara Korban)

Bidik Perempuan Cantik dan Diajak Chatingan

Zaidan menjelaskan bahwa modus operandi MH melakukan perbuatan ini diduga kuat ada hubungannya dengan kasus pemerasan, yang pada awalnya pelaku berlagak sebagai orang kaya yang ikut dan muncul di IG.

Dari sana pelaku membidik perempuan yang cantik untuk diajak chatting-chattingan.

Bersamaan dengan itu pelaku mempamerkan foto-foto berlatar belakang kemewahannya lalu menawarkan atau mengiming-iming korban akan diajak kerja sama bisnis.

Begitu korban tertarik maka diajak untuk bertemu di salah tempat di Jakarta.

Ketika sudah bertemu diajak ke suatu tempat, dalam kondisi dan suasana mangsanya sudah terpedaya maka dengan siasatnya mampu meminta agar perempuan-perempuan itu mau difoto dalam keadaan porno (seksi) bahkan ada yang bugil baik dengan izin korban maupun tidak.

Ketika foto-foto porno korban itu sudah didapat maka dengan mudahnya pelaku MH memperdayanya untuk dapat berhubungan dengannya dengan ancaman jika tidak maka pelaku akan memviralkan foto itu di media sosial dan men-share pada suaminya/

Dengan kelicikannya foto- foto porno itu dipergunakan untuk bargainning dengan suami korban untuk mendapatkan uang.

"Kelicikan pelaku tidak hanya sampai disitu ternyata untuk mempengaruhi perempuan lainnya pelaku pintar merekayasa dengan dalih bahwa suami korban seolah-olah tidak mampu memenuhi kebutuhan korban dan suami korban diposisikan sebagai orang yang punya utang padanya atau tergantung padanya karena pelaku bergaya sebagai orang kaya," ungkap Zaidan

Menurut Zaidan, pola-pola seperti ini berhasil pelaku perankan dengan baik dan didapat informasi bahwa diduga selain NV alias FMH yang berhasil diperdayanya terdapat perempuan lain yang antara lain berinisial SC warga Bangka dan SJ warga Jawa Timur yang terdapat pada HP pelaku.

Pelaku melakukan pemerasan terhadap korban NV alias FMH dan suaminya AW.

Akibat tindakan kriminal tersebut, pihak kepolisian menjerat MH melanggar Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang UU ITE

"Ini sekaligus sebagai media pendidikan bagi masyarakat luas untuk tidak mudah tertipu atas bujuk rayuan yang menyesatkan dan merugikan masyarakat," kata Zaidan.

Sementara itu, secara terpisah, Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi membenarkan pengungkapan kasus penyebaran konten porno di medsos tersebut.

Penyidik Dit Res Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung telah membekuk pelaku dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Benar kasus ini masih ditangani penyidik untuk pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Kepulauan Bangka Belitung," kata AKBP Maladi. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

//
 
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved