Pemancing Ini Melompat dari Ketinggian 3 Meter, Saat Mendengar Teriakan Dari Arah Sungai

Niat Darwanto (37) memancing terpaksa dia urungkan. Bagaimana tidak, sesampainya di Sungai Sempor dia mendengar jeritan puluhan siswa SMP N 1 Turi

Penulis: tidakada008 | Editor: Rusmiadi
Tribun Jogja
Darwanto, pahlawan yang berhasil evakuasi 20-an siswa SMP N 1 Turi yang terseret arus Sungai Sempor di Sleman, DIY. 

POSBELITUNG.CO - Niat Darwanto (37) memancing terpaksa dia urungkan.

Bagaimana tidak, sesampainya di Sungai Sempor dia mendengar jeritan puluhan siswa SMP N 1 Turi, Sleman, DIY, yang terseret arus sungai.

Kita tahu, musibah susur Sungai Sempor yang terjadi pada Jumat (21/2) sore lalu telah memakan 10 siswa.

Kejadian itu terjadi ketika ratusan siswa SMP N 1 Turi sedang melakukan kegiatan susur Sungai Sempor.

Saat mereka tengah menyusuri sungai mendadak banjir datang.

Anak-anak berseragam pramuka itu menjerit ketakutan.

Mendengar jeritan minta tolong bersahutan, Darwanto yang asli Kembangarum Wetan Kali, Donotirto, Turi, Sleman, langsung bergegas mencari sumber suara.

Ketika itu pria yang akrab disapa Kodir itu tengah dalam perjalanan menuju sungai untuk memancing ikan.

Sontak alat pancingnya dibuang, lalu lari ke arah sungai.

Berada di tebing setinggi tiga meter, Kodir melihat anak-anak itu berjuang untuk bertahan dari gempuran arus.

Ada yang pegangan kayu, batu, dan tidak sedikit yang terseret.

Kodir memutuskan untuk melompat dan meraih satu per satu anak.

Ia bawa mereka ke pinggir sungai.

Wartawan Tribunjogja.com , Hendy Kurniawan dan Sigit Widya mendapat kesempatan wawancara khusus dengan Kodir.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved