Breaking News:

Berita Belitung

Tanaman Hidroponik di Belitung Mulai Diigandrungi Sejak Satu Tahun Belakang, Jenis Ini Paling Banyak

Teknik penanaman dengan sistem Hidroponik di Belitung sudah mulai berkembang.

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Dedi Qurniawan
Posbelitung.co / Disa Aryandi
Sayur- sayuran dengan sistem hidropinik, yang ada di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Rabu (26/2). 

Tanaman Hidroponik di Belitung Mulai Diigandrungi Sejak Satu Tahun Belakang, Jenis Ini Paling Banyak

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Teknik penanaman dengan sistem Hidroponik di Belitung sudah mulai berkembang.

Perkembangan tersebut, sejak satu tahun belakangan dan warga di Negeri Laskar Pelangi banyak menerapkannya dengan menanam sayur - sayuran.

Ada yang sudah berskala besar, dan ada yang hanya di pekarangan rumah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung Destika Effenly mengatakan, terdapat tiga tempat yang sekarang ini melakukan penanaman sayur dengan sistem Hidroponik, yaitu di tempat wisata Rimba Alam dan di kelompok tani yang terletak di Jalan Jawa, Desa Cerucuk.

"Sayur - sayuran yang banyak, dan itu sudah banyak sekali. Bahkan sekarang ini, untuk yang tiga itu sedang dalam tahap perencanaan untuk bekerjasama dengan pihak perhotelan," ungkap Destika kepada posbelitung.co, Rabu (26/2/2020).

Destika mengakui, untuk tiga tempat hidroponik sayur-sayuran tersebut terbilang sudah menggunakan teknologi yang tinggi.

"Termasuk di tempat lain, seperti di Kelekang Usang (Desa Perawas) sudah banyak yang menggunakan hidroponik, karena memang sewaktu pelatihan beberapa waktu lalu, banyak di arahkan untuk penanaman dengan sistem organik. Termasuk pengganti pupuk kimia ke organik itu sudah ada," ujarnya.

Lanjut Destika, kedepan mereka tetap akan terus mengembangan media tanam dengan sistem hidroponik tersebut. Terutama, akan merangkul petani - petani yang ada diseputaran petani hidroponik tersebut, agar bisa menjadi penyalur.

"Jadi untuk hasil panen nya bisa digabungkan, dan mereka tidak sendirian. Sehingga nanti bisa di arahkan pemasaran nya ke perhotelan, karena memang kalau sudah pemasaran ke perhotelan sudah berbicara produksi yang besar," jelasnya.

Penanaman dengan sistem Hidroponik ini, memang memiliki nilai investasi yang besar. Namun investasi tersebut terbilang sangat lama, lantaran media tanam yang sangat awet dan tidak perlu pengelolaan tanah.

"Kemudian lagi, keuntungan nya tidak terpengaruh dengan cuaca. Kalau hujan deras dia aman, karena tidak bersentuhan dengan media tanam. Kami harap juga nanti kepada petani - petani ini, ada yang mengkoordinir untuk disalurkan ke perhotelan," bebernya.

Khusus untuk Hidroponik ini, tambah Destika, mereka akan membagi menjadi dua bagian, yaitu prima dua dan prima tiga. Khusus untuk prima dua, yaitu dikategorikan separuh organik dan separuh menggunakan pupuk kimia.

"Kalau prima tiga, murni organik dan kami akan buatkan sertifikatnya untuk pangan sehat. Ini nanti yang akan kami lakukan. Tapi di Belitung ini baru sebatas sayur - sayuran saja, kalau untuk buah- buahan belum ada," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved