Breaking News:

Berita Belitung

Sanem Minta Angkasa Pura Bangun Bandara dengan Konsep Laskar Pelangi dan Geopark Karena Alasan Ini

Untuk patung pahlawan H AS Hanandjoeddin, kata Sanem, tetapkan akan dipergunakan, lantaran berhubungan erat dengan Bandara tersebut

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Hendra
Ist/Dok Diskominfo Belitung
Pesawat Air Asia yang memiliki livery Lets Go To Belitung rute Kuala Lumpur - Belitung, rabu (19/2) saat landing di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG, -- Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, untuk filosofi desain Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, paling getol meminta Angkasa Pura (AP) II untuk menerapkan konsep Laskar Pelangi dan Geopark.

Lantaran konsep itu, memiliki filosofi laut, pantai dan alam, khusus untuk laskar pelangi.

Sedangkan untuk filosofi geopark, merupakan berbagai keunikan bebatuan serta kekayaan alam yang ada di Pulau Belitung.

Sehingga pembangunan Bandara tersebut, berhubungan dengan filosofi destinasi wisata secara keseluruhan.

"Tapi dominan nya ke arah laut, pantai dan keunikan bebatuan. Alasan nya karena branding Belitung wisata itu adalah itu, jadi yang populer nya itu," ungkap Sanem kepada Pos Belitung, kamis (27/2).

Sedangkan untuk patung pahlawan H AS Hanandjoeddin, kata Sanem, tetapkan akan dipergunakan, lantaran berhubungan erat dengan Bandara tersebut.

Namun untuk posisi patung ini, tetap akan dipindahkan lantaran terkena area pengembangan Bandara.

"Jadi nanti untuk patung itu, akan dibuat baru lagi rencana nya, dan dibuat lebih bagus dan lebih besar dari yang sekarang ada, tapi tidak akan merobah wajah serta akan dilakukan penataan yang lebih bagus di sekitar patung itu, termasuk akan di letakan pada lokasi yang strategis," ujarnya.

Kata Sanem, secara keseluruhan untuk pembangunan Bandara tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung tetap akan memberikan dukungan secara totalitas.

"Apapun yang diminta AP II untuk membangun bandara, kami dukung secara total. Karena untuk Bandara ini, sudah sejak lama direncanakan, dan kami harap Bandara ini juga sebagai destinasi," ucapnya.

Secara umum, untuk desain pembangunan Bandara tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung menyerahkan kepada AP II.

Hanya saja, filosifi pembangunan Bandara tersebut tidak melepaskan tekstur bangunan yang berhubungan dengan Belitung.

"Kami secara desain tidak sampai kesana, tapi filosofi tadi, agar tidak melupakan bahwa nama Bandara HAS Hanandjoeddin juga," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved