Pemerintah Kaji Kompensasi Terkait Penangguhan Penerbangan ke Arab Saudi

Saat ini pun telah ada penerbangan yang berangkat ke Arab Saudi. Budi bilang penerbangan yang telah berangkat mencapai 4 hingga 5 penerbangan.

Pemerintah Kaji Kompensasi Terkait Penangguhan Penerbangan ke Arab Saudi
kompas.com
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Pemerintah belum mengkaji mengenai kompensasi bagi penangguhan penerbangan umrah ke Arab Saudi. Penangguhan tersebut atas permintaan pemerintah Arab Saudi.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk menangguhkan masuknya jemaah umrah dari berbagai negara termasuk Indonesia akibat penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Kami akan merapatkan lagi tentang kompensasi, insentif, jalan keluar, baru kita keluarkan besok," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis (27/2/2020).

Permasalahan penggantian dana pun belum diputuskan oleh pemerintah. Padahal jumlah penerbangan yang batal akibat hal itu bisa mencapai ratusan. "Penerbangan umrah itu lebih dari 100 flight satu minggu," terang Budi.

Saat ini pun telah ada penerbangan yang berangkat ke Arab Saudi. Budi bilang penerbangan yang telah berangkat mencapai 4 hingga 5 penerbangan.

Berdasarkan siaran pers Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, telah ada pesawat yang mendarat di Arab Saudi pukul 7.25 waktu Arab Saudi. Kementerian Luar Negeri mendorong agar jemaah yang sudah sampai bisa melanjutkan ibadah umroh. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Kaji Kompensasi Menyusul Kebijakan Arab Saudi"

Editor: tedja pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved