Indonesia Tak Perlu Panik, Kasus Virus Corona di China Menurun dan Bisa Sembuh

Indonesia Tak Perlu Panik, Kasus Virus Corona di China Menurun dan Bisa Sembuh

Wuhan Central Hospital Weibo
Gambar ini dirilis oleh Rumah Sakit Pusat Wuhan menunjukkan petugas medis yang mengenakan jas bahan berbahaya seluruh tubuh merawat satu pasien yang telah terinfeksi oleh virus mematikan baru. 

Indonesia Tak Perlu Panik, Kasus Virus Corona di China Menurun dan Bisa Sembuh

POSBELITUNG.CO -- Indonesia bisa mengambil pelajaran dari adanya virus corona atau Covid-19 yang sudah mulai menginfeksi dua warga Depok.

Merasa takut dan paranoid justru akan menurunkan imunitas tubuh.

Adapun China terutama Provinsi Hubei adalah “poros” dari virus SARS-CoV-2, yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Sebanyak 83 persen dari sekitar 89.000 kasus (hingga 2 Maret 2020) terdapat di China. Para dokter dan petugas kesehatan terus memerangi epidemi ini selama lebih dari dua bulan lamanya.

Lewat pengumuman dari Presiden Jokowi kemarin, Indonesia baru menemukan 2 pasien yang positif Covid-19.

Gini Nasib Preman Pasar Setelah Nekat Keroyok Anggota TNI Yonif Raider di Tangan Personel Gabungan

Xiao (25) pemerkosa yang kabur setelah korbannya batuk dan mengaku tertular virus corona dari Wuhan, China. (Kolase Jingshan Public Security Bureau/WeChat via Daily Mail)
Xiao (25) pemerkosa yang kabur setelah korbannya batuk dan mengaku tertular virus corona dari Wuhan, China. (Kolase Jingshan Public Security Bureau/WeChat via Daily Mail)

Namun di China sendiri, selama beberapa minggu belakangan, jumlah orang terinfeksi dan kematian akibat Covid-19 berkurang.

Fakta ini menjelaskan bahwa penyebaran virus tersebut telah mencapai puncaknya di China, sehingga transmisi antarmanusia berkurang.

Pada waktu bersamaan, virus ini menyebar lebih cepat di beberapa negara lain termasuk Korea Selatan, Italia, dan Iran. Amerika Serikat dan Australia telah melaporkan kasus kematian pertama akibat Covid-19.

Penting bagi Indonesia, juga beberapa negara lainnya, melakukan respon cepat seperti China untuk membatasi penyebaran virus SARS-CoV-2.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved