Isi Bahan Bakar Kendaraan Jangan Full Tank Mitos Atau Fakta, Ini Penjelasannya

Mengisi bahan bakar kendaraan sampai penuh katanya bisa menghambat sirkulasi udara yang ada pada tangki bensin.

Isi Bahan Bakar Kendaraan Jangan Full Tank Mitos Atau Fakta, Ini Penjelasannya
Tribunnews/ Nurudin
Mobil sedang mengisi bensin subsidi. 

Mitos atau Fakta, Isi Bahan Bakar Jangan Full Tank?

POSBELITUNG.CO, JAKARTA – Mengisi kendaraan dengan bahan bakar merupakan kegiatan yang pasti dilakukan oleh pemilik.

Namun, ada mitos yang beredar bahwa jangan mengisi bahan bakar sampai penuh alias full tank.

Mengisi bahan bakar kendaraan sampai penuh katanya bisa menghambat sirkulasi udara yang ada pada tangki bensin.

Jika tangki diisi penuh, tidak ada sirkulasi udara ketika bahan bakar mengembang di siang hari, benarkah demikian?

Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM), mengatakan, mengisi bahan bakar kendaraan sampai penuh tidak akan menimbulkan suatu masalah.

“Pada tangki bahan bakar, sudah ada sistem breather valve yang bisa mengatur sirkulasi udara, jadi tidak masalah kalau mau isi penuh,” ucap Anjar kepada Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

Mengisi bahan bakar boleh sampai penuh, namun jangan sampai luber, karena hal ini bisa berbahaya.

Bensin merupakan bahan yang mudah terbakar, khawatir bisa tercipta api dari cairan yang keluar. Selain itu, cat mobil bisa juga rusak karenanya.

“Ketika isi bahan bakar, jangan sampai luber. Pegawai SPBU juga biasanya sudah mengetahui, jika tangki mau penuh, pengisian akan dihentikan,” kata Anjar.

Halaman
12
Penulis: tidakada007
Editor: rusmiadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved