Berita Sungailiat

Komunitas Bikers Subuhan Sungailiat, Tiap Hari Keliling Masjid Shalat Subuh Berjamaah

Begitulah nama perkumpulan anak motor yang juga berasal dari campuran berbagai komunitas dan jenis motor asal Kota Sungailiat

Editor: Hendra
(Istimewa/doc komunitas)
Kegiatan-kegiatan Bikers Subuhan Sungailiat 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Komunitas motor yang satu ini, bisa dibilang unik. Keunikannya bukan terletak pada fisik maupun kreatifitas duniawi ataupun kegemaran mereka berkendara melintasi jalan raya.

Hal unik itu sendiri berasal dari kebiasaan mereka pada saat menjelang pagi hari.

Komunitas Bikers Subuhan. Begitulah nama perkumpulan anak motor yang juga berasal dari campuran berbagai komunitas dan jenis motor asal Kota Sungailiat ini.

Ismir Rachmaddinianto, Koordinator Bikers Subuhan Sungailiat, kepada Bangkapos.com menceritakan awal terbentuknya Bikers Subuhan Wilayah Sungailiat.

Awalnya dari perbincangan mereka (Bikers Sungailiat) bersama bikers lainnya saat menghadiri acara kopdar Motor Binter Merzy pada Juli 2019 lalu di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Lebih rinci, Bikers Subuhan sendiri adalah sekumpulan rekan-rekan bikers komunitas motor sungailiat.

Kegiatan-kegiatan Bikers Subuhan Sungailiat
Kegiatan-kegiatan Bikers Subuhan Sungailiat ((Istimewa/doc komunitas))

Bersama-sama melakukan subuh bersama di masjid-masjid yang ada di Kota Sungailiat dan sekitarnya.

"Sebenarnya Bikers Subuhan ini sudah ada di seluruh Indonesia. Jadi untuk di Sungailiat, Alhammdulillah juga sudah ada. Kita berdiri pada 4 Agustus 2019 kemarin," jelasnya kepada Bangkapos.com, Sabtu (7/3/2020) sore.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Kabupaten Bangka ini, sampai sekarang sudah 35 masjid di wilayah Kabupaten Bangka yang pernah mereka singgahi.

Dia juga menuturkan, Komunitas Bikers Subuhan sendiri tidak hanya terbatas bagi mereka yang notabene anak motor.

Namun, bagi siapapun yang ingin ikut bergabung di Bikers Subuhan, juga terbuka bagi siapapun mereka, terkhusus juga kaum milenial.

Ismir menuturkan, selain melakukan Sholat Subuh berjamaah, terdapat juga kajian-kajian bersama ustadz-ustadz di Sungailiat.

Kegiatan-kegiatan Bikers Subuhan Sungailiat
Kegiatan-kegiatan Bikers Subuhan Sungailiat ((Istimewa/doc komunitas))

"Motor itu hanya kendaraan kami saja. Artinya, kita juga mengajak siapapun yang ingin bergabung walaupun bukan anak motor," ucapnya.

Selama berjalannya kegiatan mereka, berpergian dari satu masjid ke masjid lainnya, tidak lepas dari kerjasama pihaknya bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bangka serta Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bangka.

Sementara itu, ditanyai terkait respon masyarakat dengan kegiatan mereka tersebut, Ismir menyampaikan apresiasinya bagi seluruh pihak yang menyambut baik kehadiran Bikers Subuhan di Kota Sungailiat.

Ia juga berterima kasih terhadap dukungan dari seluruh pihak, termasuk para pengurus masjid yang pernah mereka singgahi karena telah membantu lancarnya kegiatan para bikers.

"Mereka sangat terbuka. Ada salah satu orang tua juga (pengurus masjid) yang berkata selama ini kajian-kajian seperti ini belum pernah ada di masjid-masjid. Bahkan ketika kita hadir, mereka telah menyiapkan konsumsi untuk para bikers," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ismir menerangkan, kegiatan kajian-kajian dalam mendalami agama Islam, juga digelar setelah kegiatan Sholat Subuh berjamaah dilaksanakam.

Bikers Subuhan Sungailiat, juga pernah melakukam kegiatan bakti sosial (baksos). 

Seperti bersih-bersih masjid dan di tanggal 29 Desember 2019 lalu, bertempat di Masjid Ittihad, Sungailiat, mereka menggelar kegiatan sunat massal serta donor darah gratis.

"Untuk kegiatan kemarin, kami sangat berterima kasih kepada pengurus masjid, beberapa komunitas motor serta asosiasi apoteker dan para pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan itu," sebutnya.

Dilaksanakannya baksos sendiri, dikarenakan, secara umum mereka tidak hanya ingin melaksanakan kegiatan-kegiatan yang hanya bersifat seremoni saja.

Melainkan, pihaknya ingin kegiatan dapat dirasakan secara pribadi anggota serta juga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

"Kalau Subuhan itu agenda rutin setiap Minggu. Kadang pas hari libur juga. Intinya, kami ingin lebih mengenal masjid-masjid yang ada di sini serta merangkul teman-teman muda lainnya," terang Ismir.

"Kami juga setidaknya ingin merubah image negatif selama ini di kalangan anak motor. Teman-teman bikers ingin menunjukkan, bikers juga punya nilai positifnya. Sampai sampai saat ini, kami terus berupaya agar kegiatan ini terus terlaksana dengan baik," pungkasnya. (Bangkapos.com/Ramandha)

(Bangkapos.com/Ramandha)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved