WIKI BELITUNG

Kelompok Pemuda Desa Air Seruk, Sukses Budidayakan Ikan Air Tawar di Kolong Bekas Tambang

Memanfaatkan kolong eks tambang timah yang kini sudah tak produktif, Kelompok Nila Berjaya memiliki 20 keramba yang memuat ribuan nila dan lele

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Anggota Kelompok Nila Berjaya saat mengambil lele dalam keramba, Minggu (8/3/2020). 

"Berdasarkan hasil penelitian minimal 10-20 tahun kolong eks tambang bisa digunakan lagi, itupun kolong yang tidak mengalir, sedangkan ini mengalir jadi, tidak ada perlakuan khusus," katanya.

Di awal pembentukan, pada rapat kelompok sebulan sekali, memang ada kebimbangan memutuskan agar bergerak pada sektor pertanian atau perikanan.

Namun dirasa jarang ada yang berfokus pada perikanan, akhirnya diputuskan untuk budidaya ikan.

Itu pun tak terjadi begitu saja. Awalnya budidaya dilakukan masing-masing anggota.

Tapi setelah dicoba, ternyata dirasa kurang efektif hingga akhirnya budidaya dilakukan terpadu di lokasi yang sekarang digunakan.

Kondisi air yang cenderung stabil, baik musim kemarau atau penghujan, membuat mereka memutuskan memilih kolong tersebut.

Meski tak ada satu pun anggota yang memiliki pengalaman di bidang tersebut, namun kelompok tersebut tak kehabisan akal.

Mereka lalu mengajukan proposal ke Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, yang setelah beberapa waktu ditindaklanjuti bantuan pakan dan bibit, juga difasilitasi mengikuti sekolah lapangan.

Melalui sekolah lapangan itulah, anggota kelompok belajar memberi pakan, mengembangbiakan, juga menabur benih ikan yang dipelajari dari pembudidaya ikan yang telah mapan.

"Sebenarnya sambil melakukan juga sambil belajar," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved