Breaking News:

Berita Pangkalpinang

ASN Pemprov Gelar Aksi Solidaritas Pasca Anggota Satu Anggota Satpol PP Jadi Tersangka Kasus Sijuk

Kegiatan solidaritas dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Senin (9/3/2020) pagi.

bangkapos.com / Riki Pratama
Aksi solidaritas ASN Pemprov Babel, Senin (9/3/2020) 

ASN Pemprov Gelar Aksi Solidaritas Pasca Anggota Satu Anggota Satpol PP Jadi Tersangka Kasus Sijuk

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Aparatur Sipil Negara atau ASN Pemprov Bangka Belitung melakukan aksi solidaritas terkait ditetapkanya satu anggota Sat Pol PP terkait sebagai tersangka kasus kericuhan penertiban aktivitas pertambangan ilegal di Kecamatan Sijuk beberapa waktu lalu.

Kegiatan solidaritas dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Senin (9/3/2020) pagi.

Dalam kesempatan itu sejumlah ASN beramai-ramai menunjukkan rasa solidaritasnya dengan aksi pengumpulan tanda tangan di atas spanduk panjang yang bertuliskan Save Satpol PP.

Sekda Provinsi Bangka Belitung, Naziarto, dalam kesempatan itu menyampaikan ini merupakan bentuk keprihatian Pemerintah Provinsi Bangka Belitung terhadap Aparatur Sipil Negara yang sedang berhadapan dengan proses hukum.

"Ini bentuk keprihatinan sesama aparatur sipil negara, yang sekarang ini mendapatkan proses hukum dalam melaksanakan tugas mereka, wujud sesuai tema gerakan aksi solidaritas seperadik ASN Babel, save Satpol PP Babel bukan bentuk protes, tetapi bentuk solidaritas dan soliditas,"ungkap Naziarto dalam kegiatan tersebut, Senin (9/3/2020).

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Babel melakukan aksi solidaritas terkait ditetapkanya tersangka satu anggota Sat Pol PP terkait kasus pembakaran di Kecamatan Sijuk beberapa waktu lalu.
Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Babel melakukan aksi solidaritas terkait ditetapkanya tersangka satu anggota Sat Pol PP terkait kasus pembakaran di Kecamatan Sijuk beberapa waktu lalu. (bangkapos.com / Riki Pratama)

Naziarto menegaskan, sebagai sesama abdi negara harus bersama sama mewujudkan solidaritas, seperti yang dilakukan oleh pegawai ASN Pemprov hari ini.

"Jadi dilakukan bapak ibu sekalian sebagai aparatur sipil negara abdi pemerintah abdi negara mewujudkan solidaritas seperti bapak ibu lakukan ini bukan bentuk protes apataur pemerintah ini menunjukkan rasa kebersamaan kekeluargaan harus kita junjublng tinggi ,ini wujud kekompakan kita semua,"ajaknya.

Ia mengatakan, hari ini seorang ASN dari Sat Pol PP yang tersangkut kasus hukum, namun nantinya mungkin ada yang lainya, sehingga harus bersama sama menciptakan rasa solidaritas.

"Hari ini Satpol PP mungkin besok kita apratur sipil negara lainya, jadi ini wajib untuk saling dalam sikap solidaritas dan soliditas. Dan aksi ini cukup sampai disini kita tidak melakukan apalagi, kita ikuti proses yang sedang terjadi sesuai koridor aturan hukum,"ungkapnya.

Berikan Bantuan Hukum

Naziarto menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Babel akan terus mengikuti proses hukum, serta memberikan hukum apabila kasus tersebut telah masuk ke ranah pengadilan.

"Proses hukum berjalan terus kekompakan junjung tinggi kita harus solid, kita ikuti sesuai proses semua seperti itu, samapai ada titik temunya nanti apakah yang bersnagkutan bisa menjadi terdakwa atau tidak,"ujarnya.

"Kita melakukan pembelaan bila terjadi penuntutan sampai persidangan saya pikir dari internal Provinsi cukup, karena yang bersangkutan dalam menjalankan tugas, bukan kriminal murni, hanya saja bertentangan dengan aturan hukum lainnya,"tuturnya.

Aksi solidaritas ASN Bangka Belitung atas ditetapkannya satu anggota Satpol PP Babel sebagai tersangka kasus kericuhan penertiban tambang ilegal di Sijuk beberapa waktu lalu.
Aksi solidaritas ASN Bangka Belitung atas ditetapkannya satu anggota Satpol PP Babel sebagai tersangka kasus kericuhan penertiban tambang ilegal di Sijuk beberapa waktu lalu. (bangkapos.com / Riki Pratama)

(Bangkapos/Riki Pratama)

Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved