Breaking News:

Berita Belitung

Inilah Pencuri 13 Laptop SMKN Tanjungpandan, Jebol Pintu Dengan Linggis dengan Wajah Tertutup

Pelaku membobol pintu dan langsung mengambil laptop di sebuah ruangan dalam area sekolah.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Hendra
(posbelitung.co/dede s)
Penyidik Polsek Tanjungpandan melalukan pemeriksaan terhadap dua pelaku pencurian di Toko Lina Collection, Senin (9/3/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Empat pelaku pencurian 13 laptop di SMK Negeri 1 Tanjungpandan berhasil ditangkap tim Opsnal Polres Belitung, Sabtu (7/3/2020) lalu.

Pengungkapan empat pelaku yaitu La Ode (31), Sastra (23), Reno (20) dan Dedi (36) berawal dari pengembangan kasus pencurian di toko Lany Collection yang beralamat di Jalan Telek, Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Empat orang mantan residivis itu ditangkap di tempat berbeda, mulai dari penangkapan La Ode dan Sastra di Jalan Mualim dan berdasarkan pengembangan Reno ditangkap di area Pelabuhan Tanjung Ru.

Sedangkan Dedi ditangkap di daerah Sadai, Bangka Selatan.

"Jadi pengungkapan ini berawal dari penangkapan dua pelaku pencurian di sebuah toko. Setelah dilakukan pengembangan ternyata mereka berempat yang mencuri laptop di SMK Negeri 1 itu," ujar Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa, Senin (9/3/2020).

Ia menjelaskan kronologis pencurian 13 laptop di SMK Negeri 1 Tanjungpandan terjadi pada Senin (2/3/2020) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Pelaku membobol pintu dan langsung mengambil laptop di sebuah ruangan dalam area sekolah.

"Jadi mereka ini pakai penutup wajah semua saat melakukan aksinya dan menggunakan mobil," ungkap Erwan.

Ia menambahkan saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan dan jajaran Polres Belitung masih menunggu seorang pelaku yakni Dodi yang sedang dijemput dari daerah Bangka Selatan.

Sementara itu, untuk barang bukti yang berhasil diamankan berupa 13 unit laptop, kuku kambing, linggis, gembok, tas hitam, pakaian pelaku serta satu mobil Honda Brio.

"Untuk laptop memang belum sempat dijual pelaku, karena rencananya mau dibawa ke Bangka," kata Erwan. (posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved