WIKI BELITUNG

Cara Daftar BPJS Kesehatan untuk Anak Baru Lahir, Cukup Bawa Syarat Ini Saja

Berikut penjelasan kepala BPJS Kabupaten Belitung Andri Rikopaltera mengenai tata cara, dan persyaratan yang harus dipenuhi guna

Posbelitung.co/Ferdi Aditiawan.
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Andri Rikopaltera 

POS BELITUNG.CO, BELITUNG -- Sesuai dengan aturan yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018, bayi baru lahir dari peserta program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) wajib didaftarkan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan paling lambat 28 hari sejak dilahirkan.

Terlambat mendaftarkan lebih dari 28 hari berakibat tidak mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan, serta dikenakan sanksi denda pelayanan dan berkewajiban membayarkan iuran sejak bayi dilahirkan.

Lalu bagaimana tata cara, serta apa saja persyaratan yang harus dilengkapi?

Berikut penjelasan kepala BPJS Kabupaten Belitung Andri Rikopaltera kepada posbelitung.co mengenai tata cara, dan persyaratan yang harus dipenuhi guna mendaftarkan kepesertaan bayi baru lahir.

Ilustrasi BPJS Kesehatan
Ilustrasi BPJS Kesehatan ((Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella))

1.Peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran)

Bayi baru lahir dari Ibu peserta PBI dapat langsung didaftarkan oleh keluarga peserta dengan status kepesertaan langsung aktif.

Syarat dan tata cara pendaftaran bayi baru lahir meliputi:

A.Membawa kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ibu kandung yang asli.

B.Surat keterangan lahir dari Dokter atau Bidan Puskesmas/Klinik/Rumah Sakit (asli/fotocopy).

C. Kartu Keluarga (KK) orangtua (asli/fotocopy).

Halaman
123
Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved