Breaking News:

Kriminalitas

Uang Hasil Penjualan Laptop Curian Untuk Biaya Pulang Kampung

Niat dua kakak beradik yang ingin pulang kampung ke Kabupaten Lahat, Provinsi Sumsel itu sirna setelah diciduk polisi.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Para pelaku pencurian laptop di SMKN 1 Tanjungpandan yang berhasil diamankan pihak Polres Belitung, Rabu (11/3/2020) 

Uang Hasil Penjualan Laptop Curian Untuk Biaya Pulang Kampung

POSBELITUNG.CO-- Sastra (23) dan Renopati (20) dua diantara empat pelaku pencurian 13 unit laptop SMK Negeri 1 Tanjungpandan hanya bisa tertunduk pasca diamankan jajaran Polres Belitung..

Niat dua kakak beradik yang ingin pulang kampung ke Kabupaten Lahat, Provinsi Sumsel itu sirna setelah diciduk polisi..

Mereka bedua berniat pulang kampung pasca barang hasil curian itu berhasil dijual namun naas keduanya justru terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

"Kalau sudah dijual laptopnya mau pulang kampung, karena sudah lama merantau belum pernah pulang," ungkap Renopati kepada Posbelitung.co, Kamis (11/3/2020).

Keduanya ternyata residivis kasus pencurian berbeda di daerah Bangka Selatan pada tahun 2018 silam.

Sastra sebenarnya sudah bekerja di sebuah koperasi simpan pinjam di Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Sedangkan Renopati bekerja menjadi kuli bangunan dan sempat berjualan ikan di Pasar Tanjungpandan.

Namun niat kembali mencuri kembali muncul pasca kedatangan dua temannya AP dan DD yang mereka kenal saat di lapas.

"Dia yang ngajak pak," ujar Sastra sembari menunjuk adiknya.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved