Breaking News:

Laporan Investigasi ini Sebut China Ambil Organ dari Tahanan Muslim Uighur Untuk Rawat Pasien Corona

China Disebut Ambil Organ dari Tahanan Muslim Uighur Untuk Merawat Pasien Virus Corona

Thinkstock
Ilustrasi operasi bedah. 

Laporan Investigasi ini Sebut China Ambil Organ dari Tahanan Muslim Uighur Untuk Rawat Pasien Corona

POSBELITUNG.CO -- Seorang jurnalis investigasi membuat laporan mengejutkan mengenai aktivitas China dalam menangani kasus virus corona yang saat ini menjadi perhatian dunia.

Menurut Daily Star pada Rabu (11/3/2020) menyebut lebih dari 3 juta minoritas Muslim Uighur China saat ini ditahan di kamp-kamp, dan digunakan sebagai tindakan darurat, "bunuh berdasarkan permintaan."

Adapun laporan tersebut secara rahasia menyoroti cara ilegal China dalam mengambil organ-organ Muslim yang ditahan di kamp penahanan, untuk merawat pasien virus corona.

Lebih dari 3 juta minoritas Uighur berada di provinsi Xinjiang China Barat, dituduh ditahan saat ini.

Saat ini seorang jurnalis investigasi bernama CJ Werleman telah mengklaim China memenuhi permintaan besar untuk transplantasi organ.

Sebagai bagian dari krisis virus corona dengan mengambilnya dari tahanan Muslim Uighur.

Waktu Salat Isya 12 Maret 2020 di Belitung, Beltim, Sungailiat & Pangkalpinang Serta Lokasi Masjid

Ini bukan pertama kalinya China dituduh melakukan tindakan pengambilan organ dari tahanan Muslim Uighur.

September 2019 lalu, dilaporkan ratusan orang di Uighur diyakini terbunuh dalam praktik mengerikan ini.

Ditulis dalam publikasi berita independen, Byline Times, Werleman menggambarkan kasus virus corona China menerima transplantasi paru-paru pertama di negara itu minggu lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved