Breaking News:

Laporan Investigasi ini Sebut China Ambil Organ dari Tahanan Muslim Uighur Untuk Rawat Pasien Corona

China Disebut Ambil Organ dari Tahanan Muslim Uighur Untuk Merawat Pasien Virus Corona

Thinkstock
Ilustrasi operasi bedah. 

Menurut Journal of Biomedical Research, dari 1,5 juta warga Tiongkok membutuhkan donor transplantasi organ setiap tahun.

Dari 10.000 penerima hanya medapatkan jumlah 1 pendonor untuk setiap 150 orang.

Dalam sebuah wawancara rahasia, seorang wanita China mengklaim bahwa Muslim Uighur dibantai atas permintaan untuk memenuhi kebutuhan China.

Panel independen pengacara Inggris dan aktivis hak asasi manusia, menuduh Tiongkok telah melakukan pengambilan organ ilegal dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagian besar organ tersebut diambil dari tahanan politik, kemudian dijual kepada orang asing.

Namun, Beijing berulang kali membantah tuduhan tersebut dan menyebut mereka tidak mengambil organ secara paksa dari tahanan, tetapi mengklaim telah berhentu menggunakan organ dari tahanan yang dieksekusi lima tahun lalu.

(*)

Artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan judul Laporan Rahasia Menyebut China Mengambil Organ dari Tahanan Muslim Uighur Untuk Merawat Pasien Virus Corona dan juga telah tayang di serambinews.com dengan judul China Disebut Ambil Organ dari Tahanan Muslim Uighur Untuk Merawat Pasien Virus Corona

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved