Tajuk Rencana

Langkah Presiden atau Jakarta Tak Perlu Didebat

Corona adalah cara bumi mencari keseimbangannya sendiri yang setelah kita lewati, semuanya akan menjadi lebih baik dari sebelumnya

Langkah Presiden atau Jakarta Tak Perlu Didebat
pos belitung
Ibnu Taufik Jr / Pimred Bangka Pos Grup

CORONA benar-benar menjelma menjadi momok menakutkan bagi seluruh umat bumi bernama manusia. Semua yang merasa mengenal makluk kecil tak kasat mata ini merasa ketakutan, panik dan kemudian logikanya menjadi kacau balau.
Perilakunya juga kemudian menjadi tak rasional. Tak perlu didebat, semua merasa panik meski kadang berusaha menutupi kepanikan tersebut.

Alam bawah sadar setiap individu menyeruak menenggelamkan logika dan muncul menjadi perilaku tak wajar. Aksi borong masker penutup wajah yang biasanya digratiskan saat kabut asap menjadikan masker sebagai barang langka.
Orang bahkan rela berada di antrean sangat panjang demi memperoleh masker.

Berikutnya, aksi borong juga terjadi pada bahan kebutuhan pokok, baik beras gula dan sebagainya. Hasilnya, harga gula pun merangkak naik.

Belum cukup rupanya psywar dari corona ini menyerang kepanikan semua orang. Impresi Corona juga menjadikan cairan alkohol pencuci tangan jadi naik kasta dan dianggap sebagai pelindung nyawa paling ampuh bagi siapapun.
Kepanikan akibat gagal logika ini membuat semua merasa jika tak mengenakan masker plus hand sanitizer maka setiap orang seperti diintai kematian.

Melihat bahwa corona adalah virus baru, kekhawatiran tersebut memang bisa dimaklumi. Narasi di atas tidak lebih hanya ingin menunjukkan betapa paniknya kita semua.

Kepanikan ini juga tergambar di sosial media. 95% postingan di media sosial hari hari terakhir ini tak lepas dari Covid-19. Ada yang mencoba tegar, ada yang pasrah dan berbagai gaya untuk menyampaikan sudut pandangnya menghadapi situasi sulit ini.

Sama dengan kepanikan yang seharusnya mengiringi Covid-19, namun nada postingan di sosial media amplitude nya juga jauh meninggalkan virus aselinya.

Saat virus ini belum masuk ke Indonesia, lebih tepatnya terdeteksi, nada postingan di sosial media masih landai dan terkendali. Begitu tersiar bahwa ada pasien terpapar corona, getarannya menjadi lain. Mulailah muncul kepanikan yang tercermin di sosial media.

Kita masih ingat betul, di fase awal virus ini masuk Indonesia, yang muncul adalah bagaimana menangkal, bagaimana obat dan tips-tips aneh menghadapi corona.

Namun selain itu ada dua jenis postingan yang patut menjadi catatan. Pertama adalah kontroversi pemulangan WNI asal China yang harus dikarantina sempat menjadi trending topik medsos dalam negei. Selain itu juga kontroversi tentang sikap kita yang mencoba mengolok-olok virus ini yang dinilai tak peka terhadap China yang tengah berjuang melawan Corona.

Halaman
123
Penulis: ibnu Taufik juwariyanto
Editor: ibnu Taufik juwariyanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved