Breaking News:

Pemerintah Hentikan Ekspor Masker, Terjadi Kelangkaan Masker di Dalam Negeri

Lantaran beberapa minggu terakhir terjadi kelangkaan masker, maka pemerintah memutuskan menghentikan ekspor alat kesehatan tersebut.

kompas.com
Masyarakat membeli masker di salah satu toko di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Selasa, (10/3/2020). Harga masker melonjak hingga kisaran harga Rp 300.000 per box. 

Pasalnya, semenjak virus corona (Covid-19) merebak, kebutuhan akan barang masker begitu tinggi hingga harganya melonjak di pasaran. Aturan ekspor masker ini, menurut Agus, belum bisa ditentukan batas akhirnya tidak dapat memastikan jangka waktu pemberlakuannya.

"Disesuaikan sampai kebutuhan cukup atau lebih. Kalau stoknya lebih baru kita buka lagi ekspornya," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan, stok masker dalam negeri sebetulnya cukup untuk kebutuhan warga. Ia menyebut ada 50 juta masker yang tersedia.

"Nanti Pak Menteri biar cek, tetapi dari informasi yang saya terima stok yang di dalam negeri kurang lebih 50 juta masker ada," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, perusahaan pelat merah telah menutup keran ekspor masker sejak Februari 2020 lalu.

Menurut dia, perusahaan BUMN terakhir kali melakukan ekspor masker pada Januari 2020. Itu pun merupakan pesanan ekspor tahun lalu.

"Januari kita masih proses (pemesanan ekspor masker) yang lama, pemesanan yang lama, dan sudah kita hentikan juga," ujar Arya dalam keterangannya, Senin (16/3/2020).

Arya menjelaskan, sejak Februari BUMN telah dilarang mengekspor masker. Sebab, stok masker yang ada untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Februari enggak ada ya (ekspor masker), tapi kalau Januari memang terakhir dulu itu, itu pesanan sebelumnya, terakhir. Tapi setelah itu kan kami sudah minta sudah tidak ada lagi ekspor, jadi memang yang kami ketahui itu Januari terakhir, kalau Februari sih enggak," kata Arya.

Sebelumnya, anak usaha PT RNI (Persero), PT Rajawali Nusindo melakukan ekspor 3 juta lembar masker medical grade ke China senilai Rp 1,2 miliar.

Halaman
123
Editor: Tedja Pramana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved