Berita Belitung

KSOP Tanjungpandan Sudah Keluarkan 300 SPB Selama Tiga Bulan Terakhir

Terkecuali kapal penangkap ikan yang berwenang mengeluarkan itu pihak kesyahbandaran Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN)

KSOP Tanjungpandan Sudah Keluarkan 300 SPB Selama Tiga Bulan Terakhir
(posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpandan Afriyon Putra 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpandan Kabupaten Belitung selama tiga bulan terakhir sudah mengeluarkan 300 Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Kepala KSOP Tanjungpandan Afriyon Putra kepada posbelitung.co, Afriyon mengatakan sehari rata-rata mengeluarkan 4 sampai 5 SPB untuk kapal kargo komersial yang berlayar dari pelabuhan satu ke pelabuhan lainnya (port to port).

Terkecuali kapal penangkap ikan yang berwenang mengeluarkan itu pihak kesyahbandaran Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) sebab bukan wewenang KSOP.

BACA JUGA: Kondisi Membaik 2 Pasien Dipulangkan, Seluruh PDP dan OPD Covid 19 di Belitung Pernah ke Negara Ini

"Intinya jumlah surat yang diterbitkan kurang lebih mencapai 300. Bisa jadi bertambah karena masih pertengahan bulan," kata Afriyon Putra, Kamis (19/3/2020).

Lanjutnya, sedangkan proses pembuatan surat tersebut tidak membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sebab sudah melalui aplikasi secara online yang memudahkan para pengurus (nahkoda) kapal untuk mengurus SPB tanpa harus datang langsung ke kantor KSOP.

Selain itu juga pemberlakuan aplikasi secara online tersebut sebagai upaya meminimalisir kontak dari luar dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (covid-19) yang saat ini sedang mewabah.

"Alhamdulilah semuanya berjalan lancar dan tidak ada kendala," ujarnya.

Dikatakan Afriyon setiap kapal yang ingin berlayar wajib memiliki dan mengurus Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari kantor kesyahbandaran disetiap pelabuhan.

Karena apabila tidak memiliki surat (SPB-red) maka akan dikenakan sanksi pidana bagi pengurus kapal (nahkoda) meliputi pencabutan izin usaha pelayaran dan sebagainya sesuai peraturan yang berlaku.

"Jadi dalam hal ini KSOP mwngimbau kepada para perusahaan ataupun pengurus kapal agar mengurus surat persetujuan berlayar demi keselamatan bersama," pungkasnya

(posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved