Virus Corona di Belitung

Sebanyak 10 Orang Suspect Covid-19 yang Diisolasi di RSUD H Marsidi Judono Belitung

Pasien suspect covid-19 di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Jumat (20/3/2020) tercatat ada 21 orang.

Sebanyak 10 Orang Suspect Covid-19 yang  Diisolasi di RSUD H Marsidi Judono Belitung
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Ruang isolasi bagi pasien diduga corona di RSUD Belitung Timur sebelum nantinya dirujuk ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Pasien suspect covid-19 di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Jumat (20/3/2020) tercatat ada 21 orang.

Lima pasien tersebut berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 16 orang pasien adalah Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Namun untuk pasien itu, secara keseluruhan hanya 10 orang yang menjalani perawatan medis alias diisolasi di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, dengan status ODP dan PDP. Sedangkan pasien lainnya, diisolasi dirumah masing - masing.

"Ya semua ada 10 orang yang di sekarang di rawat, kalau yang lainnya di isolasi dirumah masing - masing. Kalau yang kami rawat ini, 5 orang berada diruang isolasi A (ruang Icu) dan 5 orang lagi diruang isolasi B (ruang rambai)," jelas  Direktur RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra kepada Posbelitung.co, Jumat (20/3/2020).

Ia mengatakan, untuk specimen (sampel) swab tenggorokan pasien, kini sepenuhnya sudah diterima di laboratorium kesehatan di Jakarta.

Ada 10 specimen, yaitu sampel milik pasien nomor 01 hingga 08, pasien nomor 16 dan pasien nomor 17.

"Itu sudah sampai semalam jam 10. Hanya saja tidak bisa langsung dilakukan pengujian lab, soalnya mengantri. Tadi pagi kami komunikasi dengan petugas di sana (lab kesehatan), itu ada 500 specimen yang mengantri," ucap Hendra.

Berkemungkinan, hasil dari pengujian sampel tersebut akan keluar dua atau tiga hari kedepan. Lantaran sampel pasien 01 dan 02 hari ini sudah berumur lima hari, kata Hendra, masih tetap dicoba, apakah sampel ini sudah rusak atau tidak.

"Mudah-mudahan masih bisa dilakukan uji lab, kalau sudah rusak nanti mereka akan memberi kabar kepada kami, bahwa sampel tersebut sudah rusak," ujarnya.

Untuk stok virus transfer media (VTM), kini masih memiliki cadangan sebanyak 16 tabung kecil. Namun rencana nya, tiga tabung lagi akan dipergunakan untuk mengambil swab tenggorokan pasien yang sebelum nya baru satu kali di ambik swab.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved