Virus Corona di Bangka Belitung

Wabah Virus Corona dan Terbit Surat Edaran Bupati, Pembelian di Pusat Perbelanjaan Alami Peningkatan

Vina Cristyn Ferani mengatakan pembelian sembako mengalapu peningkatan termasuk juga susu formula dan barang-barang lainnya

Wabah Virus Corona dan Terbit Surat Edaran Bupati, Pembelian di Pusat Perbelanjaan Alami Peningkatan
(posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)
Owner Babel Mart Vina Cristyn Ferani saat menunjukan stok bahan sembako di mini market miliknya 

POS BELITUNG.CO, BELITUNG -- Pembelian kebutuhan pokok di sejumlah pusat perbelanjaan ataupun minimarket di Kabupaten Belitung mengalami peningkatan.

Hal ini terjadi sejak wabah virus corona dan terbitnya surat edaran dari Bupati Belitung tentang instruksi dalam mencegah penyebaran virus corona (covid-19).

Owner Babel Mart sekaligus anggota komisi II DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani mengatakan pembelian sembako mengalapu peningkatan termasuk juga susu formula dan barang-barang lainnya.

"Ya terjadi peningkatan tetapi masih dalam batas yang wajar. Terkait masalah ini masyarakat jangan panik, Babel Mart mempunyai stok yang cukup dan pengiriman barang dari suplayer masih berjalan normal setiap harinya," kata Vina Cristyn Ferani kepada posbelitung.co, Jumat (20/3/2020).

Menurutnya sejak diterbitkan surat edaran tersebut sejumlah pusat perbelanjaan, apotik, tak terkecuali di Babel Mart miliknya diserbu pembeli.

"Malam itu juga langsung diserbu masyarakat, terjadi peningkatan sejumlah produk. Tetapi tidak ada yang memborong atau membeli secara berlebihan," ujar Vina.

Oleh sebab itu lanjutnya, ia memberikan apresiasi kepada masyarakat Belitung karena memiliki prilaku yang bijak dalam berbelanja.

Meskipun pemberitaan penyebaran virus covid-19 sedang gencar-gencarnya beredar di setiap daerah.

"Untuk mengantisipasi meningkatnya daya beli masyarakat. Stok jumlah barang di Babel Mart terkhusus sembako dan susu formula akan ditingkatkan," tutur Vina.

Lebih lanjut sebagai anggota dewan ia meminta kepada Pemerintah Daerah agar dalam mengambil keputusan tentang pencegahan dan penanganan virus corona (covid-19) jangan terlalu terburu-buru dan berhati-hati dalam mengeluarkan istilah lock down.

Karena menurut Vina istilah lock down hanya boleh dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat.

Selain itu juga bisa menimbulkan persepsi bahwa suatu daerah sudah harus diisolasi (aksesnya ditutup) karena sedang berada dalam situasi gawat darurat.

"Tentunya saya sebagai anggota dewan mengapresiasi tindakan preventif yang diambil Pemerintah Daerah. Tapi jangan sampai terburu-buru yang nantinya dapat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat," pungkas Vina.

(posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved