Berita Belitung

Aktifitas Pelabuhan Tanjungpandan Berjalan Normal, Arel Pelabuhan dan Kantor Disemprot Disenfektan

Terkhusus bagi kapal kargo pembawa sembako terutama dari Sunda Kelapa terpantau hampir 10 kapal yang berlayar

Aktifitas Pelabuhan Tanjungpandan Berjalan Normal, Arel Pelabuhan dan Kantor Disemprot Disenfektan
Istimewa/KSOP
Aktivitas para penumpang di Pelabuhan Negeri Laskar Pelangi Tanjungpandan 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Aktifitas keluar masuk keberangkatan kapal dan pengiriman bahan sembako melalui Pelabuhan Tanjungpandan masih berjalan normal dan tanpa hambatan.

Hal ini diungkapkan oleh kepala KSOP Tanjungpandan Afriyon Putra menanggapi tentang penyebaran wabah virus corona (covid-19) yang sudah ada indikasi masuk di Kabupaten Belitung.

Afriyon mengatakan terpantau saat ini keberangkatan kapal tidak ada kendala, cuaca masih terbilang bagus.

Aktivitas bongkar muat masih berjalan lancar, serta ruang (space) masih tersedia.

Lanjutnya, terkhusus bagi kapal kargo pembawa sembako terutama dari Sunda Kelapa terpantau hampir 10 kapal yang berlayar.

Sedangkan kalau dihitung per-hari yang masuk (bersandar) ke pelabuhan tanjungpandan hampir tiga sampai lima kapal, belum lagi ditambah dengan kapal-kapal pelayaran rakyat dari Sunda Kelapa.

"Intinya semua berjalan normal sesuai prosedur, dan tanpa ada kendala," kata Afriyon Putra saat dihubungi posbelitung.co, Minggu (22/3/2020).

Dikatakan Afriyon demi mengantisipasi penyebaran virus corona pihaknya sudah melakukan penyemprotan Desinfektan disekitar ruangan kantor dan area pelabuhan Laskar Pelangi.

Selain itu juga terkait pengawasan pelabuhan KSOP sudah membentuk tim posko pengamanan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Dibantu dengan semua instansi terkait, serta stakeholder dalam hal ini perusahaan jasa pelayaran guna mensosialisasikan, membuat semacam banner, dan surat edaran pemberitahuan bagi semua pelaku usaha dilingkup pelabuhan Tanjungpandan.

"Terkait pemasangan alat seperti thermal scanner maupun thermal gun tidak dipasang. Karena masih pelayaran domestik, belum internasional," ungkap Afriyon Putra.

"Kecuali kalau seandainya ada yang sudah terindikasi baik penumpang dan lainya, tentu akan dilakukan tindakan medis sesuai dengan prosedur yang berlaku," tukasnya.

(posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved