Duduk Termenungnya Ki Kusumo: Virus Corona Sebuah Peristiwa yang sangat Luar Biasa Abad Ini

Duduk Termenungnya Ki Kusumo: Virus Corona Sebuah Peristiwa yang sangat Luar Biasa Abad Ini

Duduk Termenungnya Ki Kusumo: Virus Corona Sebuah Peristiwa yang sangat Luar Biasa Abad Ini
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Ki Kusumo 

Duduk Termenungnya Ki Kusumo: Virus Corona Sebuah Peristiwa yang sangat Luar Biasa Abad Ini

POSBELITUNG.CO -- Paranormal kondang Ki Kusumo duduk termenung memikirkan sebuah peristiwa yang sangat luar biasa abad ini.

Dikatakan Ki Kusumo, setiap tahunnya kita belajar untuk dapat mencerna atau menyikapi peristiwa-peristiwa negatif yang terjadi di setiap tahunnya.

"Kita dulu mungkin pernah mendengar tentang SARS, Flu Burung, Lumpuh Layu, dan lain-lain,  yang kelihatannya sempat menjadi Epidemi. Belum lagi ada beberapa peristiwa-peristiwa lain yang membuat takut dan terjadi secara cepat dan sporadis. Seperti bencana alam dan sebagainya. Jika dalam kepercayaan kami, orang Jawa pasti ingat dengan yang namanya peristiwa Betara Kala," ungkap Ki Kusumo

Betara Kala dijelaskannya, jika secara harfiah diartikan sebagai Dewa Kala, sebuah simbol yang jika sudah waktunya, jika sudah ada tandanya siapapun tak akan bisa melawannya. 

Ada namanya orang saat yang beruntung dan orang saat yang tidak beruntung, tapi ada satu kepercayaan lain yang menyatakan bahwa alam ini perlu diseimbangkan.

KPU Resmi Tunda 4 Tahapan Pilkada Serentak 2020 karena Corona, ini Jelasnya Mengenai Pilkada

Sebenarnya ini diakui Ki Kusumo lebih merupakan pada bagian dari alam yang menyeimbangkan tubuhnya, bagian alam yang menyeimbangkan sistemnya, karena sekarang ini sudah banyak sekali hal-hal yang merusak alam, bagaimana  bumi yang sudah semakin tua, bumi yang sudah terbatuk-batuk dan sudah tua luar biasa umurnya dirusak sana-sini.

Diambil pohonnya, diambil sumber daya alam, dan lain sebagainya, sehingga terjadi gempa, longsor dan sebagainya. Karena ketidak seimbangan hal tersebut, akhirnya terjadilah di mana sisitem bumi akhirnya sudah tidak seimbang.  Hingga akhirnya bumipun secara alami mengalami atau melakukan sebuah prosesnya. 

"Bila kita membicarakan bumi maka kita akan membicarakan alam nyata dan alam tidak nyata, ada alam sadar dan alam tidak sadar. Dimana pergerakan itu terjadi karena sebuah pengaturan sebuah sistem yang begitu alami berjalan dengan sendirinya," jelasnya.

Kembali menyikapi peristiwa saat ini 'Peristiwa Kala' yang saat ini bisa membuat heboh seluruh dunia. Dimana saat ini seluruh dunia sedang dihebohkan oleh wabah virus Corona (Covid-19).

Hasil Rapid Test Tak Jadi Jaminan Bebas COVID-19, Tetap Waspada, Terapkan Social Distancing

Halaman
12
Penulis: tidakada008
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved