Breaking News:

Jangan Panik! Tes Corona Bisa Dilakukan Via Online, Buruan Ini Aplikasi yang Bisa Kamu Gunakan

Gojek dan Halodoc yang berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes) meluncurkan layanan telemedicine check Covid-19 atau virus corona

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas medis membawa pasien ke dalam ruang isolasi Gedung Pinere RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan menerima total 31 pasien dengan status dalam pemantauan dan pengawasan berkaitan dengan virus Covid-19 atau virus Corona dan saat ini masih diobservasi secara intensif. 

Guna mendukung inisiatif ini, Gojek akan melakukan penggalangan dana swasta.

Pekerja melintas di Terowongan Kendal Jakarta, Senin (23/3/2020).
Pekerja melintas di Terowongan Kendal Jakarta, Senin (23/3/2020). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

WHO peringatkan anak muda

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) peringatkan anak muda meskipun orang tua lebih rentan terinfeksi virus Corona.

Diketahui, virus Corona atau covid-19 yang kini tengah mewabah di berbagai negara, lebih banyak memakan korban Orang Tua.

Meski begitu, baru-baru ini Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memberi peringatan terkait virus Corona atau covid-19.

WHO Tetapkan Virus Corona COVID-19 Sebagai Pandemi, Berikut Ini Adalah Penjelasan Mengenai Pandemi

WHO menegaskan orang-orang muda bukan berarti kebal terhadap covid-19.

Karenanya, WHO tetap meminta kaum muda untuk melakukan social distancing.

Hal itu disampaikan oleh ketua WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Diberitakan TribunnewsWiki.com dari BBC.com, kini sudah lebih dari 11.000 pasien telah meninggal karena covid-19 di seluruh dunia.

Sementara itu, hampir 250.000 pasien telah dites positif.

WHO Umumkan Uang Kertas Bisa Tularkan Virus Corona, China Produksi 4 Miliar Yuan Baru

Pernyataan Ketua WHO tersebut mengikuti laporan bahwa orang-orang muda di banyak negara merasa puas dengan peringatan kesehatan, karena kerentanan yang lebih besar terhadap virus di antara pasien yang lebih tua.

Wabah virus Corona pertama kali tersebar di China pada bulan Desember.

Tapi sekarang pusat pandemi adalah Eropa.

Di Italia, jumlah kematian meningkat 627 pada Jumat (20/3/2020), mencapai total 4.032.

Hal itu menjadikannya hari paling mematikan bagi satu negara sejak wabah dimulai.

Berbicara di sebuah konferensi pers online dari kantor pusat WHO di Jenewa, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan:

"Meskipun orang yang lebih tua terkena dampak paling parah, orang yang lebih muda bukan berarti bisa selamat."

Ini 8 Rekomendasi WHO pada Indonesia terkait Virus Corona: Liburkan Sekolah Hingga Jauhi Tempat Umum

Dia menambahkan, "Saya punya pesan untuk orang muda: Anda tidak tak terkalahkan, virus ini bisa membuat Anda di rumah sakit selama berminggu-minggu atau bahkan membunuh Anda."

"Bahkan jika Anda tidak sakit pilihan yang Anda buat tentang ke mana Anda pergi bisa menjadi perbedaan antara hidup dan mati untuk orang lain."

Tedros Adhanom Ghebreyesus lalu menyambut baik perkembangan dari Wuhan di China, tempat wabah bermula, yang melaporkan tidak ada kasus baru pada Kamis (19/3/2020).

Dia mengatakan, kabar tersebut memberikan harapan bagi seluruh dunia bahwa bahkan situasi yang paling parah bisa berbalik pulih.

Penelitian telah menunjukkan orang dari segala usia dapat terinfeksi oleh virus, tetapi sangat berbahaya bagi orang yang lebih tua dan mereka yang memiliki penyakit yang mendasarinya.

Usia rata-rata mereka yang meninggal akibat covid-19 di Italia adalah 78,5 tahun.

Kurang dari 1% pasien di bawah usia 50 meninggal di China, menurut New York Times.

Waspada, Cemas Corona Berlebihan Memicu Gejala Mirip Covid-19 di Tubuh, Begini Penjelasan Medisnya

Tapi bisa fatal bagi sekitar 15% dari mereka yang berusia di atas 80 tahun.

WHO sekarang merekomendasikan 'jarak fisik' daripada 'jarak sosial' untuk membantu mencegah penularan virus Corona, lapor Reuters.

"Kami ingin orang-orang tetap terhubung," kata seorang ahli epidemiologi WHO, Dr Maria Kerkhove, kepada kantor berita.

"Jadi temukan cara untuk melakukan itu, temukan cara melalui internet dan melalui berbagai media sosial untuk tetap terhubung."

"Karena kesehatan mental Anda melalui (pandemi) ini sama pentingnya dengan kesehatan fisik Anda," katanya.(*)

Artikel ini tayang di Sosok.Grid.ID dengan judul Takut ke Rumah Sakit? Kini Kita Bisa Tes Corona Via Online Melalui Aplikasi Ini, 20.000 Dokter Telah Siap Siaga Untuk Periksa Kesehatan Pengguna! 

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki.com dengan judul Orang Tua Lebih Rentan covid-19, WHO Beri Peringatan Tegas: Bukan Berarti Kaum Muda Kebal Corona


 
 
Editor: nurhayati
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved