Virus Corona di Bangka Belitung

Kolaborasi Pemkab, PLN, BRI dan Komunitas Sosial Belitung Peduli Masyarakat Berstatus ODP dan PDP

Program tersebut ditujukan kepada warga kurang mampu dengan indikator kepesertaan BPJS Kesehatan kelas III baik mandiri maupun penerima bantuan iuran.

Kolaborasi Pemkab, PLN, BRI dan Komunitas Sosial Belitung Peduli Masyarakat Berstatus ODP dan PDP
IST/dok pribadi Isyak
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie dan perwakilan BRI Tanjungpandan menunjukan pemasangan wastafel portabel, Senin (23/3/2020). 

Kolaborasi Pemkab, PLN, BRI dan Komunitas Sosial Belitung Peduli Masyarakat Berstatus ODP dan PDP

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemkab Belitung bersama PLN UP3 Belitung, Komunitas Sosial Belitung dan Yayasan Bina Bakti Belitung berinovasi dalam program peduli bagi masyarakat yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Program tersebut ditujukan kepada warga kurang mampu dengan indikator kepesertaan BPJS Kesehatan kelas III baik mandiri maupun penerima bantuan iuran.

"Kami akan membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka selama dalam perawatan kepala keluarga atau orang itu sebagai pencari nafkah. Selain itu, PLN UP3 Belitung juga akan memberikan token listrik gratis ke rumah mereka," ujar Wakil Bupati Isyak Meirobie, Senin (23/3/2020).

Isyak berharap bantuan tersebut akan meringankan beban masyarakat yang menyandang status PDP maupun ODP.

Sehingga akan membantu proses penyembuhan secara psikologis.

Namun di sisi lain, Isyak mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah jika tidak memiliki keperluan yang penting.

"Selain itu juga tetap komitmen dan konsisten menjaga pola hidup bersih dan sehat," katanya.

Pasang Wastafel Cuci Tangan

Isyak menambahkan Pemkab Belitung mendapatkan bantuan wastafel portable sumbangan dari BRI Tanjungpandan 10 unit dan 15 unit dari Komunitas Sosial Belitung.

Wastafel portabel yang terdiri dari temlat cuci lengkap, tangki air, sabun dan tisu itu akan dipasang di titik keramaian publik.

"Nanti pemeliharaannya akan dilakukan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR untuk mengisi air bersih dan pengawasan berkala," ujar Isyak.

Dirinya berharap 25 titik tersebut akan bertambah yang dilakukan inisiasi oleh desa-desa.

Sehingga jika penyebaran wabah virus corona sudah berakhir, aset tersebut dapat terus dimanfaatkan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (posbelitung.co/dede s)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved