Virus Corona di Belitung

Cegah Penularan Covid-19, Lapas Tanjungpandan Berlakukan Layanan Kunjungan Online

Layanan kunjungan online ini sudah diterapkan pasca diresmikan seminggu lalu.

Cegah Penularan Covid-19, Lapas Tanjungpandan Berlakukan Layanan Kunjungan Online
IST/dok Lapas Kelas IIB Tanjungpandan
Salah satu WBP memanfaatkan layanan kunjungan online di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Senin (24/3/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Penyebaran Virus Corona yang semakin meluas membuat Kementerian Hukum dan HAM, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengambil langkah strategis demi mencegah masuknya virus tersebut ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.

Sejumlah langkah diambil demi memastikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam keadaan sehat dan aman.

Menindaklanjuti surat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-08.OT.02.02 TAHUN 2020 tentang Pencegahan, Penanganan, Pengendalian dan Pemulihan Covid-19 Pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan telah melakukan upaya-upaya pencegahan secara terukur baik dilakukan secara mandiri maupun sinergi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung.

Pasca menutup layanan kunjungan keluarga, Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Romiwin Hutasoit menerapkan kunjungan online yang dilakukan melalui aplikasi video call.

"Seperti yang kita ketahui lapas merupakan tempat yang sangat sensitif sehingga perlu adanya tindakan lebih lanjut untuk bertahan di tengah pandemi corona ini. Kasus virus Corona tidak boleh dianggap hanya sekedar virus biasa, kami membatasi ruang gerak WBP baik itu sesama WBP maupun dengan pengunjung. Untuk langkah antisipasi lebih lanjut kami sudah membentuk SATGAS Pencegahan dan Penanganan Covied-19 di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan," ujar Romiwin dalam siaran rilis Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Senin (24/3/2020).

Ia menjelaskan layanan kunjungan online itu sudah diterapkan pasca diresmikan seminggu lalu.

Pelaksanaannya mengikuti aturan layanan kunjungan pada umumnya, WBP melakukan pendaftaran, menggunakan seragam kunjungan dan tetap dilakukan pengawasan oleh TIM Layanan Kunjungan.

Sementara itu Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Tanjungpandan M Jawad Cirry menuturkan pihaknya telah mengambil langkah-langkah pengamanan di blok dan kamar hunian.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk menghindari aktivitas WBP agar tetap berada di kamar hunian.

"Aktivitas WBP difokuskan di kamar hunian masing-masing, untuk menghindari aktivitas di luar kamar, koridor maupun lapangan dan hal tersebut sudah saya instruksikan melalui Komandan jaga," ujar Jawad.

Penerapan kunjungan online melalui video call disambut antusias WBP, terutama bagi mereka yang memiliki keluarga di luar Pulau Belitung.

Salah satu WBP mengungkapkan dengan hadirnya layanan kunjungan online dirinya bisa bertatap muka dengan ibunya yang berada di Medan Sumatera Utara.

"Bersyukur pak, akhirnya bisa melihat orangtua saya," katanya.

(posbelitung.co/Dede Suhendar)

--

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved