Pilkada Belitung Timur 2020

Cegah Covid-19, KPU Belitung Timur Resmi Menunda Tahapan Pilkada 2020

Untuk di Beltim sendiri penundaan ini hanya berpengaruh saat proses pembentukan PPDP dan pemuktahiran daftar pemilih

Cegah Covid-19, KPU Belitung Timur Resmi Menunda Tahapan Pilkada 2020
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Suasana rapat di KPU Beltim dalam rangka penundaan tahapan pemilu karena covid-19, Selasa (24/3/2020) di KPU Beltim. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNGTIMUR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Belitung Timur resmi memutuskan menunda beberapa tahapan Pilkada 2020 dalam rangka mencegah penyebaran covid-19.

Keputusan ini sesuai dengan surat keputusan dari KPU RI yang berisi menunda beberapa tahapan yakni pelantikan dan masa kerja PPS, verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan PPDP dan Pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian serta pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih.

Ketua KPU Beltim Rizal mengatakan untuk di Beltim sendiri penundaan ini hanya berpengaruh saat proses pembentukan PPDP dan pemuktahiran daftar pemilih.

Karena pada proses ini tidak bisa dihindari untuk terjadinya pertemuan dan mengundang keramaian.

Namun, ia meyakinkan penundaan ini tidak akan berimplikasi pada tahapan-tahapan yang lain.

"Untuk tahapan verifikasi syarat dukungan calon perseorangan kita memang tidak akan melaksanakannya karena di Beltim tidak ada calon perseorangan sampai batas pendaftaran kemarin," kata Rizal kepada posbelitung.co, Rabu (25/3/2020).

Namun, tahapan yang terlanjur sudah dilakukan sebelum SK KPU RI terbit yakni pelantikan PPS maka waktu kerja mereka akan ditangguhkan.

Yang semula waktu kerjanya mulai 23 Maret ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu Beltim mendukung keputusan yang diambil KPU Beltim dalam hal ini agar mencegah meluasnya penyakit covid-19.

"Ini langkah cepat KPU Beltim dalam upaya pencegahan penyebaran corona. Namun juga harus tetap diantisipasi kemungkinan-kemungkinan sekecil apapun," kata Komisioner Bawaslu Beltim Haris Alamsyah.

Bawaslu Beltim sendiri sudah menerapkan pola kerja tanpa tatap muka alias work from home sejak seminggu terakhir.

Hal ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran virus corona yang menyebar lewat kontak fisik.

"Kami akan terus bekerjasama dengan KPU dan unsur terkait lainnya supaya tetap aman dan terkendali," kata Haris. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Hendra
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved