Berita Belitung

UN Dibatalkan, Ini Opsi yang Bisa Dilakukan untuk Penentuan Kelulusan Siswa

Sutawijaya mengatakan, pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang rencana semula digelar 20-23 April resmi dibatalkan.

UN Dibatalkan, Ini Opsi yang Bisa Dilakukan untuk Penentuan Kelulusan Siswa
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Sutawijaya. 

POSBELITUNG.CO,BELITUNG--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan untuk membatalkan ujian nasional (UN).

Hal ini tertuang dalam surat edaran Mendikbud Nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat coronavirus disease (Covid-19).

Terkait pembatalan UN, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Sutawijaya mengatakan, pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang rencana semula digelar 20-23 April resmi dibatalkan.

Selanjutnya sesuai aturan, penilaian kelulusan siswa diganti dengan nilai rapor di lima semester sebelumnya. Poin penentu kelulusan siswa juga bisa berdasarkan nilai ujian sekolah. Namun pihak sekolah tidak diperkenankan melakukan ujian tatap muka dengan mengumpulkan siswa di kelas.

Ada beberapa macam opsi yang bisa dipilih satuan pendidikan atau sekolah. Misalnya melakukan ujian secara daring (online), portofolio, ataupun dengan angka dari nilai rapor selama 5 semester terakhir.

"Kepada SMP/MTs Negeri-Swasta di Kabupaten Belitung, diharapkan dapat menyelenggarakan Ujian Sekolah dg sistem daring (online). Siswa mengerjakan soal ujian dari rumah menggunakan ponsel pintar," jelas Suta.

Lebih lanjut mengenai teknis perhitungan, ia mengatakan pihaknya sedang menunggu aturan lebih lengkap dari Kemendikbud. Sembari menunggu aturan tersebut, pihaknya juga sedang menyiapkan surat edaran kepada SD, SMP, dan PKBM (pusat kegiatan belajar-mengajar).

Ia juga menjelaskan, dalam surat edaran mendikbud juga diatur bahwa ujian kenaikan kelas (UKK) tidak boleh dilaksanakan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa.

UKK dirancang dalam bentuk pembelajaran bermakna, portofolio, nilai rapor atau prestasi sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau asesmen jarak jauh lainnya. Ujian kenaikan kelas tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Belajar di Rumah

Halaman
123
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved