Virus Corona di Bangka Belitung

Dampak Wabah Virus Corona, Penumpang Express Bahari Mengalami Penurunan

Sekarang untuk sementara waktu diberlakukan operasional sebanyak tiga kali dalam seminggu yakni Senin, Rabu, Jumat.

Dampak Wabah Virus Corona, Penumpang Express Bahari Mengalami Penurunan
posbelitung.co / Ferdi Aditiawan
Kapal cepat Expres Bahari yang bersandar di Pelabuhan Negeri Laskar Pelangi Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Kamis (26/3/2020) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Wakil Perusahaan PT Sakti Inti Makmur yang menaungi kapal cepat Express Bahari Ivan Febriyanto mengatakan, terhitung awal bulan Maret sampai sekarang terpantau keberangkatan penumpang secara perlahan mengalami penurunan sekitar 50 persen.

Menurutnya hal ini disebabkan oleh wabah virus corona (covid-19).

Sehingga masyarakat merasa takut melakukan perjalanan (traveling) ke luar daerah, serta lebih banyak menghabiskan waktu dirumah.

Tak hanya itu, pihaknya juga harus mengurangi jadwal keberangkatan yang seharusnya satu minggu empat kali pada Senin, Rabu, Jumat, Minggu.

Sekarang untuk sementara waktu diberlakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu yakni Senin, Rabu, Jumat.

Hal tersebut dilakukan agar mengurangi kerugian perusahaan atas operasional yang tidak efektif melihat kondisi penurunan penumpang saat ini.

"Jadi kami putuskan hari minggu di off untuk sementara waktu," ungkap Ivan Febriyanto kepada posbelitung.co, Kamis (26/3/2020).

Dia menyebutkan, setiap satu kali keberangkatan pulang pergi (PP) kapal cepat Express Bahari sekarang hanya membawa 100 lebih penumpang, sedangkan normalnya bisa membawa hampir 200 lebih penumpang.

Lanjutnya, adapun keberangkatan didominasi oleh para penumpang eksekutif, serta hanya sebagian yang VIP.

"Jadwal dan harga tiket masih normal. Keberangkatan pukul 07.00 wib, tiket VIP Rp. 232.000 dan Eksekutif Rp. 202.000," sebut Ivan Febriyanto.

Dia menambahkan terkait pengawasan perusahaan telah menjalankan sesuai dengan arahan dari pusat seperti bagi Anak Buah Kapal (ABK) dan kru menggunakan sarung tangan dan masker, penyemprotan Disinfektan setelah kapal bersandar, serta terakhir sudah berkoordinasi bersama KKP guna pengecekan suhu tubuh penumpang sebelum keberangkatan.

Lebih lanjut ia memprediksi keberangkatan penumpang kemungkinan akan kembali normal pada saat menjelang mudik liburan.

Keberangkatan itu pun kata Ivan kalau ada pergerakan. Karena terpantau setiap tahun memasuki bulan suci ramadhan (puasa) keadaan masih sepi, serta jadwal keberangkatan pun dikurangi.

"Diharapkan semoga wabah virus corona cepat berlalu. Sehingga perekonomian dan aktivitas keberangkatan transportasi bisa kembali normal," pungkas Ivan Febriyanto. (posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved