Breaking News:

Kantong Platisk Jenazah PDP Covid-19 di Kolaka Dibuka dan Dicium Keluarga, Ahli: Semuanya Jadi ODP

Kantong Platisk Jenazah PDP Covid-19 di Kolaka Dibuka dan Dicium Keluarga, Ahli: Semuanya Jadi ODP

Penulis: tidakada007 | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Kompas TV
Tangkapan layar dari tayangan Kompas TV, keluarga nekat bawa pulang jenazah PDP virus Corona dengan mobil pribadi. 

6. Jika keluarga pasien ingin melihat jenazah, diizinkan untuk melakukannya sebelum jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dengan menggunakan APD.

7. Petugas harus memberi penjelasan kepada pihak keluarga tentang penanganan khusus bagi jenazah yang meninggal dengan penyakit menular.

Sensitivitas agama, adat istiadat, dan budaya harus diperhatikan ketika seorang pasien dengan penyakit menular meninggal dunia.

8. Jenazah tidak boleh dibalsem atau disuntik pengawet.

9. Jika akan diotopsi harus dilakukan oleh petugas khusus, jika diizinkan oleh keluarga dan direktur rumah sakit.

10. Jenazah yang sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi.

11. Jenazah hendaknya diantar oleh mobil jenazah khusus.

12. Jenazah sebaiknya tidak lebih dari empat jam disemayamkan di pemulasaraan jenazah.

Pedoman tentang pengendalian dan pencegahan Covid-19 ini telah mengalami tiga kali revisi. S

aat ini pedoman tersebut sedang berada dalam proses revisi.

Kendati demikian, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Wiendra Waworuntu, selama proses revisi berlangsung, pedoman revisi ketiga masih tetap berlaku.

(Kompas.com/Gloria Setyvani Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenazah PDP Covid-19 di Kolaka Dicium Keluarga, Ini Tanggapan Ahli" dan juga telah tayang di TRIBUNWOW.COM dengan judul Keluarga Buka Kantong Plastik dan Cium Jenazah PDP Virus Corona di Kolaka, Ahli: Semuanya Jadi ODP

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved