Berita Belitung

Pedagang Dukung Keputusan Bupati Belitung Terkait Penurunan Harga Gas

Pedagang bakso dan mie ayam di Jalan Ahmad Yani mendukung sepenuhnya Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung menurunkan harga gas elpiji tiga kilogram.

Pedagang Dukung Keputusan Bupati Belitung Terkait Penurunan Harga Gas
bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Warung bakso dan mie ayam Pak Lek 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pak Lek (46) salah satu pedagang bakso dan mie ayam di Jalan Ahmad Yani mendukung sepenuhnya Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung menurunkan harga gas elpiji tiga kilogram.

Hal ini diungkapkannya menanggapi surat keputusan Bupati Belitung nomor : 188.45/175/Kep/IV/2020 yang memutuskan untuk harga eceran tertinggi (HET) produk subsidi Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (KG) mengalami penurunan ditingkat pangkalan.

"Secara pribadi setuju, tentunya hal ini dapat membantu. Karena gas merupakan komponen terpenting saya selaku pedagang," ungkap Pak Lek kepada posbelitung.co, Kamis (26/3/2020).

Dia mengatakan dalam satu hari menghabiskan satu sampai dua tabung gas untuk berjualan, sedangkan setiap kali membeli gas itu sebanyak dua sampai tiga tabung.

"Saya sengaja membeli dua untuk stok, karena biasanya kosong. Untuk saat ini terpantau harganya masih Rp. 25 ribu di pangkalan, dan warung pengecer Rp.28-30 ribu," ujar Pak Lek.

Lebih lanjut terkait penurunan harga gas elpiji tersebut ia meminta kepada pihak pemerintah daerah agar setiap harinya turun langsung memonitoring harga gas.

Karena masih ada beberapa oknum yang masih menjual gas diatas harga eceran tertinggi (HET).

"Jadi saya tolong ditindak tegas oknum atau penjual tersebut. Selain itu tolong di buat semacam tempat aduan atau orang yang bisa dihubungi agar masyarakat bisa mengadu," pinta Pak Lek.

Senada juga disampaikan oleh Anto (32) selaku pedagang Bakso Bakar di depan kantor PLN yang mendukung program pemerintah menurunkan harga gas Elpiji.

Ia berharap agar pemerintah memonitoring harga gas setiap harinya, karena masih ada beberapa oknum yang menjual dengan harga tinggi.

"Jadi minta tolong dimonitoring, kasihan para pedagang yang harus membeli gas dengan harga yang diatas rata-rata," ungkap Anto.

(posbelitung.co / Ferdi Aditiawan)

Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved