Virus Corona di Belitung

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Diusulkan Selama Tujuh Hari, Tak Ada Penerbangan ke Bangka Belitung

Tujuan usulan penutupan sementara akses bandara dan pelabuhan tersebut agar mencegah virus covid-19 masuk ke Babel.

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Diusulkan Selama Tujuh Hari, Tak Ada Penerbangan ke Bangka Belitung
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Rapat Usulan Penutupan Akses Bandara dan Pelabuhan di Babel, Diusulakn 31 Maret Hingga 6 April Tidak Ada Penerbangan ke Babel 

Tujuan usulan penutupan sementara akses bandara dan pelabuhan tersebut agar mencegah virus covid-19 masuk ke Babel.

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Terkait penutupan sementara akses bandara dan pelabuhan di Bangka Belitung akan diusulkan untuk membatasi penerbangan dan akan berhenti sementara selama tujuh hari pada 31 Maret - 6 April. Usulan ini nantinya akan diajukan ke Kementrian Perhubungan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Sekda Babel) Naziarto mengatakan mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Babel, tujuan usulan penutupan sementara akses bandara dan pelabuhan tersebut agar mencegah virus covid-19 masuk ke Babel.

"Kita juga serius menanggapi hal ini, bukan hal yang main-main lagi, dan kita berharap semua pihak dapat menangani ini, dan kita bersyukur semua elemen masyarakat mendukung akan langkah yang kita ambil ini," ujar Naziarto kepada bangkapos.com, Kamis (26/03/2020)

Dikatakannya masyarakat resah dengan rencana penutupan akses bandara dan pelabuhan.

"Jadi masyarakat jangan resah kita bukan lockdown tetapi kita penutupan untuk mengantisipasi ini agar bersifat sementara dan langkah yang kita lakukan ini adalah penutupan yang bersifat bukan statis tapi dinamis. Mungkin pada suatu saat kondisi real di Babel virus Covid-19 ini bisa kita cegah penutupan akan kita buka secepatnya," jelasnya

Naziarto menjelaskan penutupan pun tidak secara langsung dan instan tetapi lebih diatur akses penutupanya.

"Peraturan ini akan dilakukan ketika nanti mentri menyetujui 28-30 Maret penerbangan akan kita lakukan satu flight kemudian 31 Maret sampai 6 April itu kita off kan atau tidak ada penerbangan. Kemudian tanggal 7 dan seterusnya kita lihat kondisinya nanti,
dan penerbangan hanya dibuka dari Jakarta ke Pangkalpinang, yang lain tidak diizinkan masuk ke Pangkalpinang," paparnya

Sedangkan untuk pengaturan penerbangan nantinya akan diatur oleh pihak internal penerbangan.

"Untuk menjadi dasar hukum bagi mereka mengatur hak tersebut pibak Pemprov atas nama Gubernur akan menyurati pihak airline agar mengatur masuknya penerbangan ke Bangka Belitung, usulan kita demikian kepafa mentri perhubungan," bebernya

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi hasanah
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved