Virus Corona di Bangka Belitung

Status Satu Pasien di RSUD Marsidi Judono Belitung Ditingkatkan dari ODP Jadi PDP, Ini Penjelasannya

Pasien tersebut adalah nomor 34, yang sebelumnya melapor dan melakukan pemeriksaan ke RSUD Sabtu pekan lalu.

Status Satu Pasien di RSUD Marsidi Judono Belitung Ditingkatkan dari ODP Jadi PDP, Ini Penjelasannya
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Direktur RSUD Marsidi Judono dr Hendra SpAn 

Status Satu Pasien di RSUD Marsidi Judono Belitung Ditingkatkan dari ODP Jadi PDP, Ini Penjelasannya

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Satu orang dalam pemantauan (ODP), kamis (26/3/2020) ditingkatkan statusnya menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) oleh RSUD Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

Pasien tersebut adalah nomor 34, yang sebelumnya melapor dan melakukan pemeriksaan ke RSUD Sabtu pekan lalu.

Status pasien nomor 34 itu  ditingkatkan karena menunjukan gejala klinis dan langsung dilakukan perawatan diruang isolasi.

Gejalanya adalah sesak nafas, demam dan bercak yang berbeda di bagian paru-paru.

"Tapi kami belum bisa berasumsi apapun, tapi tanda-tandanya seperti itu, dan specimennya sudah kami ambil, untuk dikirimkan ke lab Kemenkes di Jakarta sore ini," ungkap Direktur RSUD Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra kepada posbelitung.co, kamis (26/3/2020).

Awalnya pasien nomor 34 itu datang ke RSUD Belitung memang dalam kategori demam saja, dan setelah dilakukan wawancara, pernah melakukan perjalanan ke local transmission.

Tapi beberapa hari perkembangan menujukan gejala berbeda dari demam biasa.

"Sudah menunjukan tanda-tanda ke arah sana, tapi belum tentu ke arah covid-19, bisa saja karena virus lain, kan banyak. Kemarin memang belum dirawat, tapi mulai hari ini sudah dirawat," ucapnya.

Ia meminta, kepada masyarakat agar tetap waspada walaupun hasil sampel menujukkan sudah 14 orang negatif covid-19.

Hasil itu jangan sampai membuat terlena sebab wabah virus corona ini belum berakhir.

"Karena di nasional semakin meningkat. Yang harus di khawatirkan sekarang, dan perlu ditingkatkan lagi itu dari importir penyebaran nya, itu yang harus di waspadai lagi. Sosial distancing harus betul-betul di jalankan, dan jangan di anggap remeh," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved