Berita Belitung

Wabup Belitung Sebut Penyaluran LPG 3 Kg Tak Tepat Sasaran

Menyikapi terjadinya antrian warga yang membludak membeli gas elpiji 3 kg, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie angkat bicara.

posbelitung.co/Dede Suhendar
Antrian masyarakat membeli gas elpiji 3 kg di salah satu agen di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (28/3/2020). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG  -- Menyikapi terjadinya antrean warga yang membludak membeli gas elpiji 3 kg, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie angkat bicara.

Isyak mengatakan sesuai visi Pemkab Belitung, gas 3 Kilogram ditujukan bagi masyarakat kurang mampu secara ekonomi.

Namun secara Undang-Undang, pemerintah kabupaten tidak diberikan kewenangan pengawasan dan menindak karena dilimpahkan ke pemerintah provinsi.

"Terjadi ketidaksesuaian sejak tabung dibagikan. Ada yang tidak layak tapi menerima dan ada yang menjual juga tabung ke orang yang mampu," ujar Isyak kepada posbelitung.co, Minggu (29/3/2020).

Selain itu kata Isyak, selama antrian tersebut tidak ada lagi jarak sosial dan warga yang mengantri pun saling sentuh.

Sehingga komunitas sosial harus kembali menyemprotkan disinfektan dan membagi jarak antrian.

"Saya sedih sekali melihat orang dengan ekonomi rendah terjepit di antara orang dengan ekonomi lebih tinggi," katanya.

Isyak menegaskan bahwa sebenarnya stok lpg 3 kg cukup bagi warga yang membutuhkan.

Tapi jika disalahgunakan maka berapa pun jumlah yang disalurkan secara otomatis tidak akan cukup.

Oleh sebab itu, dirinya akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk kembali mengatur mekanisme baru terkait penjualan gas lpg 3 kg.

(posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved